Skip to main content

Penyidik Kejati Sulsel Maraton Kumpulkan Bukti Dugaan Reses Fiktif DPRD Makassar

Kejati Sulselbar
Kantor Kejati Sulselbar


KABAR.NEWS, Makassar - Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar terus mendalami dugaan reses (perjalanan dinas) fiktif anggota DPRD Kota Makassar tahun anggaran 2015/2016 silam. Hal ini diungkapkan Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulsel, Salahuddin. 


Ia mengatakan pihaknya akan terus mengumpulkan bahan keterangan (full baket) terkait adanya indikasi penyimpangan dari reses anggota DPRD tersebut.


Baca Juga: 


"Ini penyelidikan masih sangat awal. Sekarang tim penyelidik berusaha mengumpulkan dokumen-dokumen pendukung untuk dipelajari,"katanya, Jumat (14/9/2018).


Saat ditanyakan terkait anggaran yang digunakan para anggota DPRD Makassar tersebut dalam melakukan reses, Salahuddin masih enggan berkomentar jauh.


"Saya kurang tahu persis anggarannya. Ini masih sangat awal baru satu-dua orang yang dimintai keterangan. Nanti kita lihat kebutuhan dari tim penyelidik dulu. Kalau sudah jelas akan kita berikan perkembangan selanjutnya," sambungnya


Dalam mendalami kasus ini, Kejati Sulselbar telah melakukan pemanggilan terhadap Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Makassar, Adwi Awan Umar. Salahuddin menuturkan pemanggilan Adwi untuk dimintai keterangan sebagai saksi. 

 

  • Andi Frandi