Skip to main content

Pengamat: Munafri Penantang Kuat Danny di Pilwalkot

IST
Pengamat Politik UIN Alauddin Makassar, Syahrir Karim. (IST) 

 
KABAR.NEWS, Makassar -
Pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Syahrir Karim mengatakan, dari sekian deretan kandidat yang telah menyatakan dirinya maju di Pilwalkot Makassar, ia menilai CEO PSM, Munafri sebagai kandidat yang sedang naik daun bahkan menjadi calon penantang kuat melawan incumbent Mohammad Ramdhan "Danny" Pomanto. 

"Pak Appi (Munafri) ini tokoh muda, yang lagi naik daun, bukan hanya karena punya jaringan bisnis dan keluarga yang kuat. Tapi prestasinya mengangkat prestasi PSM selama ini. Wajar kalau Pak DP (Danny Pomanto) menganggap Pak Appi ini calon penantang kuat," kata Sekretaris Jurusan Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar melalui pesan singkat, Senin (7/8/2017). 

Menurut Syahrir Karim, Munafri memang bukan dari kalangan politisi, apalagi ia hanya CEO PSM yang berkutat pada urusan Bola dan bisnis. Akan tetapi Munafri tak bisa dipandang sepele di dunia politik. Kekuatan jejaring bisnis yang ia pimpin saat ini, merupakan modal kuat Munafri bertarung di Pilwalkot.
 
Apalagi kata dia, Munafri adalah menantu dari pendiri sekaligus CEO PT. Bosowa, Aksa Mahmud dan dekat dengan Jusuf Kalla, melalui tangan dingin dua kekuatan ini dan dibekali dengan sumber dana yang mendukung sebagai ongkos politik, Munafri bisa menjadi kuda hitam di Pilwalkot mendatang. 

"Kekuatan politik lainnya tentu tidak diragukan lagi, kekuatan dana, jaringan bisnis dan keluarga saya kira membuat beliau banyak diperhitungkan untuk diusung," ujarnya.

Lebih lanjut Syahrir Karim menyebutkan, amunisi tambahan Munafri ada pada Suporter PSM yang jumlahnya tak bisa dihitung jari bahkan mencapai puluhan ribu. Suporter PSM merupakan pendukung fanatik, apalagi Munafri memimpin PSM terbilang sukses. 

"Jaringan militansi suporter PSM, saya kira titik kekuatan Pak Appi. Apalagi Pak Danny Pomanto ini lagi banyak disoroti oleh suporter PSM karena kurang memberi perhatian," ucapnya.
 
Melalui dukungan Jaringan bisnis, keluarga dan suporter PSM, Syahrir Karim menilai tak sulit bagi Munafri merebut rekomendasi partai politik untuk diusung. Meskipun Munafri saat ini belum mengantongi surat rekomendasi partai. Namun dengan modal tersebut, Munafri bisa mendapatkan kendaraan partai.
 
"Dengan modal politik seperti itu, saya kira Pak Appi tidak susah dapat dukungan partai. Fenomena pragmatisme politik yang terlihat selama ini akan semakin memperkuat jalan Pak Appi untuk diusung," katanya. 

  • Ruslan