Skip to main content

Pemerintah Siapkan Sanksi "Blacklist" Peserta CPNS Tak Ikut Tes SKD

Pemerintah Siapkan Sanksi "Blacklist" Peserta CPNS Tak Ikut Tes SKD
Peserta CPNS mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di Kantor Gubernur Provinsi Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar. (KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)

KABAR.NEWS, Jakarta - Tahapan tes SKD CPNS 2019 telah dimulai sejak beberapa pekan terakhir. Bagi pelamar yang tak ikut tes berbasis CAT tersebut, Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menyiapkan sanksi.

 

Pemberian sanksi ini diperlukan agar tidak merugikan peserta yang serius mengikuti CPNS namun tidak lolos seleksi administrasi. Hal itu diujarkan Kepala BKN Bima Wibisana.


Baca juga: Ibu Hamil Raih Nilai Tertinggi SKD CPNS Pemkab Luwu Utara


"Untuk tahun depan mungkin diperlukan sanksi buat peserta yang tidak hadir di hari tes CPNS," ujar Bima di Jakarta, Kamis (20/2/2020) seperti dikutip dari CNN Indonesia.


BKN, kata Bima, masih mendiskusikan lebih lanjut terkait wacana sanksi ini. Kemungkinan sanksi terberat yang akan diberikan adalah blacklist peserta.


"Tapi ini masih perlu dibahas lebih lanjut ya, sanksinya harus didiskusikan dulu, seperti blacklist, atau digagalkan tahun itu," katanya.


BKN akan lebih ketat pada peserta yang tidak menghadiri tes. Peserta yang tidak bisa hadir diharapkan memberikan keterangan sebelum hari pelaksanaan tes CPNS. Menurutnya tindakan ini diperlukan untuk menghemat anggaran.


Baca juga: Tingkat Kelulusan Tes SKD CPNS Bulukumba Hanya 27 Persen, Ini Peraih Nilai Tertinggi


"Ini membuat cost meningkat, kita kan banyak sewa barang, selain itu juga menghambat peserta tes yang lain," tuturnya. Proses pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Formasi tahun 2019 telah memasuki hari ke-25 pada hari ini.


Sebanyak 329 instansi telah selesai melaksanakan SKD, sementara 139 instansi masih melangsungkan tes SKD dan 62 instansi belum menyelenggarakan SKD.

 

loading...