Skip to main content

Pelanggar Protokol Covid-19 di Makassar Bakal Dihukum Jadi Cleaning Service

Pelanggar Protokol Covid-19 di Makassar Bakal Dihukum Jadi Cleaning Service
Ilustrasi. Seorang pelanggar protokol kesehatan dihukum menyapu jalan. (Merdeka.com/Iqbal. S. Nugroho)

KABAR.NEWS, Makassar - Setiap orang yang melanggar protokol kesehatan Covid-19 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, bakal diganjar sanksi sosial menjadi cleaning service atau petugas kebersihan.


Hal itu diungkapkan Asisten 1 Pemerintah Kota Makassar, Muh. Sabri. Kata dia, hukuman menjadi petugas kebersihan akan dituangkan dalam Peraturan Wali Kota atau Perwali tentang protokol kesehatan.


Baca juga: WN Afganistan di Makassar Ditemukan Tewas Tergantung


Sabri menjelaskan, pelanggar protokol kesehatan seperti tak memakai masker, akan menjadi petugas kebersihan di posko Gugus Tugas Covid-19 atau pun di tempat-tempat yang nantinya ditentukan pemerintah.


"Nanti disuruh kerja bakti, kerja selokan, bersihkan kantor. Atau bahkan nanti disimpan di gugus tugas di sini menjadi cleaning service," ujar Sabri kepada KABAR.NEWS di Posko Gugus Tugas Covid-19, Jalan Nikel Raya, Kamis (2/6/2020).


Pemberlakuan sanksi sosial menurut Sabri lebih bijak ketimbang pemberlakuan pencabutan KTP yang sempat menjadi wacana di Kota Makassar.


Menurutnya, pencabutan KTP bagi mereka yang tidak menerapkan protokol kesehatan berpotensi melanggar hak kependudukan seseorang dan Undang-undang melarang hal tersebut.


Meski sanksi sosial kata Sabri bisa merujuk pada pengucilan, namun Pemkot Makassar lebih mempertimbangkan untuk memeberikan pemberian kerja-kerja bakti yang dinilai lebih efektif.


"Yang dimaksud sanksi sosial kan ada dua, dikucilkan sama orang atau pemerintah melakukan pemberian tempat kerja," kata Sabri.


Baca juga: Manajemen RS Faisal Bantah Terima Rp50 Miliar dari Kemenkes


Sabri menandaskan, pemberlakuan sanksi sosial menjadi cleaning service akan diterapkan di lingkungan RT/RW bagi yang melanggar protokol kesehatan.


"Tapi pemberian sanksi sosial di perwali itu bisa saja dalam hal ini ya suruh kerja bakti, di wilayahnya dipekerjakan. Kalau RT/RW-nya mengatakan silahkan kerja bakti, kalau tidak yah silahkan cari tempat lain," tandas Sabri.

 

Sanksi sosial menjadi petugas kebersihan telah diterapkan sejumlah provinsi zona merah Covid-19, salah satunya adalah DKI Jakarta yang menghukum pelanggar PSBB Transisi dengan menyapu jalan.


Penulis: Fitria Nugrah Madani/A

 

Flower

 

loading...