Skip to main content

Oknum Legislator Tersangka Ambil Paksa Jenazah Diperiksa Polisi

Oknum Legislator
Oknum Legislator Makassar (depan) berjalan naik tangga menuju ke ruang penyidik Satreskrim Polrestabes Makassar untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus ambil jenazah.(Kabar.news/ Reza)

KABAR.NEWS, MAKASSAR - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso, yang menjaminkan dirinya atas pengambilan jenazah pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya, kini menjalani pemeriksaan perdananya sebagai tersangka di Satreskrim Polrestabes Makassar, Jumat (17/7/2020).


Dari pantauan Kabar.News di Mapolrestabes Makassar, legislator dari Fraksi PKS itu datang memenuhi panggilan polisi menggunakan baju batik berwarna coklat. Hadi nampak ditemani oleh pengacaranya.


Kasubbag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Supriyadi Idrus mengatakan, pemeriksaan terhadap legislator tersebut dilakukan sejak pukul 10:00 Wita pagi tadi, dan kini masih menjalani pemeriksaan.


"Pemeriksaannya tadi mulai jam 10 atau 11 (pagi), kami pastikan untuk kasus ini tidak ada ditutupi. Hasil pemeriksaannya, hasil gelar perkara nanti saya hubungi lagi kasat Reskrim," jelasnya saat ditemui wartawan di Mapolrestabes Makassar, malam tadi.


Lanjut Kompol Supriyadi mengungkapkan, sementara anggota dewan tersebut masih menjalani pemeriksaan oleh pihak penyidik Satreskrim Polrestabes Makassar.


"Saya belum bisa pastikan (penahanan) tapi yang jelasnya tunggu pemeriksaannya bagaimana. Saya tidak bisa mendahului yang jelas pemeriksaannya di atas (ruang reskrim) sementara berlangsung," ungkapnya.


Sebelumnya, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) menetapkan tersangka atas kasus pengambilan paksa jenazah pasien Covid-19 yang terjadi beberapa waktu lalu di salah satu rumah sakit di Kota Makassar.


Atas kasus tersebut, polisi menetapkan dua tersangka, yakni oknum legislator di DPRD Makassar, Andi Hadi Ibrahim, yang menjamin warga untuk melakukan ambil paksa jenazah pasien Covid-19, serta rekannya bernama Andi Nurrahmat. 


Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, anggota legislator dari fraksi partai PKS ini beserta rekannya ditetapkan tersangka sejak Jumat (10/7/2020) lalu.


"Sudah ditetapkan 2 tersangka, setelah gelar perkara, pada hari Jumat. Tersangka yakni Andi Hadi Ibrahim Baso dan Andi Nurrahmat," jelasnya kepada KABAR.NEWS, saat dikonfirmasi, Senin (13/7/2020).


Penulis : Reza Rivaldy/B

 

Flower

 

loading...