Skip to main content

No Bra Day Diperingati Hari Ini, Begini Awal Mula Perayaannya

braa
Ilustrasi (INT)

KABAR.NEWS –  Tanggal 13 Oktober menjadi hari yang istimewa bagi perempuan. Yah, hari ini ditetapkan sebagai hari tanpa bra atau kutang di seluruh dunia. Mungkin terdengar agak vulgar dan kontroversial bagi sebagaian orang yang belum mengetahuinya.

 

Namun, perayaan ini ternyata punya alasan yang cukup bermanfaat bagi kesehatan kaum perempuan. Karena alasan tersebu pula, kini peringatan No Bra Day mendapat sambutan yang cukup positif bagi kaum perempuan di berbagai belahan dunia.

 

Dilansir dari laman The Sun, Jumat (13/10/2017), hari No Dra Day diperingati pada tanggal 13 Oktober, berdekatan dengan bulan peringatan Kanker payudara sedunia. Diketahui The Big Pink diperingati pada 14 Oktober, sementara Hari Kanker Payudara Sedunia jatuh tiap tanggal 26 Oktober.

 

Lanjutnya, peringatan hari No Bra Day ini diperingati karena semakin tingginya angka penderita kanker payudara di seluruh dunia. Tercatat, sebanyak 50 ribu warga Inggris didiagnosa mengidap kanker payudara tiap tahunnya. Karena alasan itu, dilakukan peringatan melepas kutang atau bra seharian.

 

Gerakan No Bra Day mulai dilaksanakan pada tahun 2011 silam. Perayaan ini meluas dengan kampanye di media sosial dengan tanda pagar nobraday. Tujuan kampanye ini untuk meningkatkan kepedulian dan mengingatkan kaum wanita agar rutin melakukan pengecekan dan memastikan tubuhnya jauh dari ancaman kanker payudara.

 

Sejarah No Bra Day tidak lepas dari peran spesialis bedah plastik dr. Mitchell Brown. Berawal dari konsep Breast Reconstruction Awareness (BRA) Day, ia menginginkan agar kaum wanita tereduksi melakukan pilihan untuk mencegah kanker payudara, dengan melakukan mastektomi.

 

Setelah itu, namanya berubah menjadi No Bra Day dan semakin populer dirayakan di berbagai belahan dunia lainnya.