Skip to main content

NasDem Klaim Tak Pernah Minta Jatah Menteri Seperti Megawati

Surya Paloh Klaim Tak Pernah Minta Jatah Menteri Seperti Megawati
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh. (KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)

KABAR.NEWS, Bali - Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, seolah menyindir PDI Perjuangan yang menolak jika hanya diberi empat jatah kursi menteri di kabinet Joko Widodo - Ma'ruf Amin.


Baca juga: KPU Belum Pasti Terapkan Sistem e-Rekap di Pilkada 2020

Menurut Surya Paloh, berkoalisi memenangkang Jokowi-Ma'ruf dan menjadi partai pendukung pemerintah itu harus ikhlas tanpa meminta-minta jatah kursi menteri.


"Nasdem tidak ada minta-minta. Jadi saya harus lempeng (luruskan), tidak pernah kami minta-minta kursi itu," ujar Surya Paloh usai menghadiri Kongres V PDIP di Bali, Kamis (8/8/2019).


Dia mengaku, Partai Nasdem menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi soal jatah menteri di kabinet. Paloh mengatakan pasrah dan tidak akan mempersalahkan soal jabatan menteri pada periode kedua.


"Tergantung Pak Presiden saja, dia perlukan Nasdem boleh, tidak diperlukan juga gak apa-apa," kata Surya Paloh, dikutip dari RMOL.


Baca juga: PKB Sulsel: Cak Imin Sangat Pantas Jadi Ketua MPR

Sebelumnya, Ketua Umum PDI perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan menolak jatah menteri dari Jokowi bila hanya empat kursi. Menurutnya, jatah menteri untuk PDIP harus lebih banyak. Pasalnya PDIP mempu membawa Jokowi untuk jadi presiden dua periode.


"Tidak mau, tidak mau, tidak mau, dapat jatah empat menteri. Saya minta dengan hormat PDIP masuk kabinet dengan menteri terbanyak. Ini di depan peserta Kongres Pak Jokowi," seru Mega dalam pembukaan Kongres V PDIP.