Skip to main content

Musim Kemarau, Bulog Sulselbar Jamin Stok Beras Aman

rthrth
 Kepala Divisi Perum Bulog Sulselbar, Dindin Syamsuddin.


 
KABAR.NEWS, Makassar
- Perum Bulog Sulselbar percaya diri persediaan beras aman meski saat ini sedang musim kemarau. Bulog Sulselbar yakin kualitas beras yang terjamin, peluang kerjasama penyaluran beras Sulselbar dengan provinsi lain masih terbuka lebar. 

"Kualitas beras kita sangat bagus dan itu merata. Hampir semua jenis beras. Seperti beras kepala itu karena butir patahannya bisa ditekan, bahkan standarnya lebih baik dari nasional," ungkap Kepala Divisi Perum Bulog Sulselbar, Dindin Syamsuddin, Rabu (9/8/2017)

Lebih lanjut, menurutnya hingga Agustus 2017, stok beras di Sulselbar dianggap cukup berlimpah dengan ketersediaan beras mencapai 148 ribu ton yang berarti ketahanan pangan di daerah aman hingga 20,58 bulan mendatang. 

"Target penyerapan beras di Sulselbar mencapai 418 ribu ton, dimana kami menyiapkan anggaran mencapai Rp 4 triliun untuk penyerapan," tambahnya

Dengan stok beras yang mencapai 148 ribu ton tersebut, beras Sulsel tersebar di 11 sub-divre pada dua provinsi. Sub-Divre Parepare menyimpan beras terbanyak mencapai 37 ribu ton dengan ketahanan pangan hingga 170 bulan. Disusul Sub-Divre Sidrap dengan stok beras 23 ribu tonde ngan ketahanan pangan 68 bulan.

"Yang terendah itu Sub-Divre Mamuju dengan stok beras 1,5 ton dengan ketahanan pangan 6 bulan. Kami terus memperluas cakupan wilayah penyaluran beras sepanjang 2017," ujarnya.

Penyebaran tersebut terbukti dengan adanya 11 provinsi yang menjadi daerah tujuan diantaranya Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Sultra, Sulut, DKI Jakarta, Sumut, Kepulauan Riau dan Sumbar. 

"Hingga pertengahan 2017, Bulog telah mengirim sekitar 60 ribu ton beras ke belasan provinsi tersebut," tutupnya. 

  • Miftahul Khaeriyah/***