Skip to main content

Masih Dibutuhkan Pemkot, Danny Setuju Jika Penahanan Sabri Ditangguhkan

KABAR.NEWS/Irvan
Terdakwa kasus penyewaan lahan negara, Asisten 1 Pemerintah Kota Makassar, M Sabri. (KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)

 

KABAR.NEWS, Makassar - Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto, ikut menyetujui permohonan peralihan status penahanan M Sabri dari tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) menjadi tahanan kota. 

Hal tersebut, diungkapkan langsung, kuasa hukum M Sabri, Yusuf Gunco, di Pengadilan Tipikor, Kamis (10 /8/2017). Yugo sapaan akrabnya mengatakan, bentuk persetujuan Danny agar majelis hakim mengabulkan permintaan penangguhan penahanan M Sabri itu dituangkan melalui tanda tangan dalam surat yang dilayangkan pihaknya beberapa waktu lalu. 

"Jadi itu tergantung dari hakim karena ada surat dari Wali Kota yang meminta kalau Sabri ini masih dibutuhkan. Tergantung hakim punya keyakinan dimana. Walikota yang tandatangan langsung, saya sendiri yang menyurat dan saya sendiri yang langsung mengambil itu surat dan itu sudah diserahkan ke Pengadilan," ungkap Yugo. 

Yugo juga berharap jika persetujuan bahkan permintaan Wali Kota dalam bentuk penandatanganan itu bisa menjadi jaminan dan bahan pertimbangan majelis hakim agar menyetujui permintaan peralihan status penangguhan penahanan M Sabri dari tahanan Lapas menjadi tahanan kota. 

"Alasan lainnya kan tidak mungkin lah Sabri ini melarikan diri, di mana isterinya juga ikut menjamin apa lagi yang notabenenya isterinya adalah anggota dewan," tuturnya. 

Ketua Majelis Hakim, Bonar Harianja dalam sidang lanjutan dengan agenda pembacaan eksepsi pada Rabu, 9 Agustus 2017 kemarin belum bisa memutuskan apakah permohonan penangguhan status penahanan M Sabri dikabulkan atau tidak, pasalnya hakim masih akan mempertimbangkan permohonan tersebut. 

"Jadi permohonan belum bisa diputuskan sekarang. Belum ada kesepakatan apakah ini dikabulkan atau tidak," tegasnya. 

  • Arul Ramadhan/***