Skip to main content

MA Tolak Kasasi 2 WN Taiwan Pengedar Sabu 60 Kg, Hukuman Mati Dilanjutkan

Mahkamah Agung
Mahkamah Agung.(MA)


KABAR.NEWS, Jakarta - Mahkamah Agung (MA) memutuskan menolak pengajuan kasasi 2 Warga Negara (WN) Taiwan yakni Huang Chih Wei dan Lin Shin Han atas hukuman mati dalam kasus kepemilikan sabu seberat 60 Kg di Apartemen Aston Marina Ancol.


Putusan MA tersebut tertuang dalam Nomor 1473 K/PID.SUS/2018 diketok oleh ketua majelis Suhadi dengan anggota MD Pasaribu dan M Desnayeti. 


Baca Juga: 


"Menolak kasasi terdakwa II, tidak menerima kasasi terdakwa I," demikian lansir website MA, Rabu (10/10/2018).


Sekedar diketahui, kasus bermula saat Huang Chih Wei bertemu Hei Jen di Taiwan. Hei Jen menawarkan pekerjaan membawa sabu ke Indonesia dengan upah cukup besar.  Pada 9 Agustus 2016, Huang Chih Wei mendarat di Bandara Soekarno-Hatta. Ia lalu menginap di sebuah hotel di Mangga Dua.


Tiga hari menginap di hotel itu, Hei Jen menghubungi Huang Chih Wei yaitu akan ada yang mengontaknya. Pada 12 Agustus 2016, Wawa datang ke hotel dengan membawa mobil. Mereka berdua lalu ke apartemen di Ancol.


Sesampainya di apartemen, keduanya mengambil sabu dari mobil dan membawanya ke unit apartemen.  Lusanya, Huang Chih Wei menjemput Lin Hsin Han yang baru sampai dari Taiwan dan mengajak ke apartemennya. Aparat yang menguntit pergerakan mereka lalu membekuknya.


Pada 5 Juni 2017, jaksa mengajukan tuntutan mati. Namun, keduanya hanya dihukum seumur hidup oleh PN Jakpus pada 8 Juni 2017. Atas hal itu, jaksa mengajukan banding. 


Pada 25 September 2017, PT Jakarta menjatuhkan hukuman mati kepada Huang Chih Wei dan Lin Shin Han. Giliran keduanya mengajukan kasasi karena keberatan dengan putusan itu.