Skip to main content

Kurang Pasien Berobat, Direktur RSUD Jeneponto: Rugi 50 Persen

RSUD Jeneponto
Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Jeneponto.(Kabar.News/Akbar Razak)


KABAR.NEWS, JENEPONTO - Sejak pandemi Covid-19, banyak warga enggan berobat ke rumah sakit. Termasuk di Rumah Sakit Lanto Daeng Pasewang (RSUD) Jeneponto. Baik pasien yang datang memeriksakan diri maupun yang ingin menjalani perawatan, sangat berkurang.


Hal itu diakui Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jeneponto, Dr Bustamin. Kata dia, sejak pandemi Covid-19, jumlah pasien yang datang berobat ke rumah sakit turun sekira 50 persen tiap hari.


"Penurunan terjadi tiap hari, sejak pandemi covid-19 jumlah pasien turun sampai 50 persen dari sebelum," ujarnya kepada Kabar.News, Minggu (18/10/2020).


Menurutnya, jika biasanya sehari 200 sampai 300 pasien, sekarang hanya 100 -150 pasien saja. Hal ini terjadi lantaran warga takut untuk datang berobat ke rumah sakit."Sebelum pandemi jumlah pasien perhari antara 200-300 orang, sekarang cuman 100-150 orang perhari," tukasnya.


Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan pasien tidak berobat ke rumah sakit. Salah satunya warga takut divonis terpapar Covid-19."Masyarakat takut berobat ke rumah sakit karena mereka takut dicovid-kan padahal tidak gampang orang divonis sebagai pasien covid-19," imbuhnya. 


Padahal, kata dr Bustamin, pihak rumah sakit sudah melaksanakan protokol kesehatan dalam menangani pasien Covid-19, sehingga dipastikan pasien yang ingin datang berobat ke rumah sakit, aman dari paparan Virus Corona.


"Masyarakat tidak perlu takut berobat ke rumah sakit, karena rumah sakit dalam memberikan pelayanan sudah sesuai protokol kesahatan Covid-19. Sehingga aman bagi pasien yang akan berobat. Sekali lagi tidak perlu khawatir apalagi takut tertular," tandasnya.


Ia mengaku, sejak kurangnya pasien yang datang berobat, RSUD Jeneponto pendapatannya rugi sekira 50 persen dari sebelumnya."Iye pasti rugi. Kerugiannya sekitar 50 persen dari pendapatan sebelum pandemi," pungkasnya.


Penulis: Akbar Razak/B

 

 

Flower

 

loading...