Skip to main content

Kritik Pegawai KPK untuk Ombudsman: Membebankan Proses Pembuktian ke Korban Sesat Logika Hukum

KPK
Penyidik senior KPK, Novel Baswedan (kanan).(DOK)


KABAR.NEWS, Jakarta - Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan kritikan terhadap Ombudsman RI terkait hasil pemeriksaan terkait kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan yang bergulir di Mabes Polri. 


Salah satu kritikan yang disampaikan Wadah Pegawai KPK adalah terkait kesimpulan Ombudsman yang menyebut Novel tidak kooperatif dengan penyidik Polri dalam mengusut perkara teror air keras itu.


Baca Juga: 


"Membebankan proses pembuktian kepada pihak korban adalah sebuah tindakan yang sangat menyesatkan logika hukum dan akal sehat, serta melukai keadilan di tengah masyarakat," kata Ketua WP KPK Yudi Purnomo Harahap dikutip dari detikcom, Jumat (7/12/2018).


Tak hanya itu, Yudi juga geram dengan statement komisioner Ombudsman RI Adrianus Meliala tentang CCTV di rumah Novel yang disita KPK. Yudi menyebut KPK tidak pernah menyita CCTV itu.


"KPK tidak pernah melakukan penyitaan terhadap CCTV pada TKP penyiraman air keras, dikarenakan KPK tidak pernah melaksanakan penyidikan terhadap perkara penyiraman air keras Novel Baswedan. Proses penyitaan hanya bisa dilaksanakan dalam rangkaian tindakan penyidikan yang bersifat pro justitia, dan sampai dengan saat ini Polri adalah lembaga penegak hukum satu-satunya yang melaksanakan penyidikan atas peristiwa penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan," tegasnya. 


Diberitakan sebelumnya, Ombudsman RI menemukan tindakan maladministrasi minor atau bersifat kecil di penyidik kepolisian dalam kasus penyiraman air keras kepada Novel. Ombudsman menilai kepolisian sudah serius dalam menuntaskan kasus tersebut.


"Kesimpulan kami secara proses Polda Metro terlihat serius dalam melakukan kegiatan penyidikan dilihat dari berbagai kegitan yang dilakukan serta SDM yang dilibatkan namun secara proses serius dan benar tidak berarti kasus pasti terungkap," kata anggota Ombudsman Adrianus Meliala kepada wartawan di kantor Ombudsman RI, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/12).
 

 

loading...