Skip to main content

KPU Makassar Godok Daftar Pemilih Berkelanjutan

ilustrasi
Ilustrasi

KABAR.NEWS, Makassar - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar bakal melakukan proses pemuktahiran data pemilih untuk Kota Makassar di bulan Desember 2017 mendatang.

Demisioner KPU Makassar, Rahmad Sayied mengatakan, pihaknya akan melakukan pemuktahiran data pemilih berkelanjutan sebelum keluar jadwal tahapan Pilkada serentak.

"Kalau untuk pemuktahiran data pada Pilwali Makassar, dijadwalkan Desember. Tapi kita sudah sejak awal melakukan pemuktahiran data pemilih berkelanjutan. Jadi tanpa menunggu jadwal tahapan Pilkada, kita sudah inventarisasi semua data-data pemilih," kata Rahmad Sayied melalui telephon, Minggu (13/8/2017).

Nantinya, lanjut Rahman, KPU akan mengambil Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Duscapil). Kemudian akan diverivifikasi lebih lanjut dengan menurunkan Petugas Pemuktahiran Data Pemilih untuk melakukan verifikasi ulang.

"Sehingga tidak ada lagi pada proses pemilu namanya di dobel, pindah tempat tinggal, dan sebagainya. Apakah namanya ada atau sudah meninggal, masih tinggal di situ atau sudah pindah. Itu semua yang mau diverivikasi," jelasnya.

Setelah itu, lanjut Rahmad, data yang telah diverifikasi akan dijadikan sebagai Data Pemilih Sementara (DPS). Kemudian DPS akan disebarkan ke tempat umum atau kelurahan. Hal itu untuk memberikan informasi kepada masyarakat, agar bisa langsung mengecek namanya sudah terdaftar atau belum.

"Kalau namanya tidak ada, dia bisa melapor. Nah DPS itu bisa dilakukan pemuktahiran lagi, setelah dimutakhirkan kemudian namanya menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT). DPT itu panjang prosesnya," ucapnya.

  • Ruslan