Skip to main content

KPK Minta Pemprov Sulsel Punya Kantor di Kawasan Stadion Mattoanging

Papan bicar
Pemasangan papan bicara di depan Stadion Andi Mattalatta Mattoanging Makassar beberapa waktu lalu. (KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)

KABAR.NEWS, Makassar - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menempatkan unit kerja terkait untuk berkantor di kawasan Stadion Andi Mattalatta Mattoanging Makassar.

 

Ketua Satgas Korsupgah KPK Dian Patria mengatakan, keberadaan unit kerja di sekitar Mattoanging dalam rangka penertiban dan pengawasan aset-aset pemerintah di kawasan gelanggang olahraga tersebut.

 

"Masih banyak juga fasilitas umum dan fasilitas sosial yang lain yang harus ditata dan tertibkan," kata Dian Patria pada rapat koordinasi Pengawasan Daerah Akuntabilitas Percepatan Penanganan Covid-19 se-Sulsel tahun 2020, Selasa (30/6/2020) seperti rilis yang diterima KABAR.NEWS.

 

Selain itu, kata Dian, pandemi Covid-19 memberi dampak langsung terhadap keuangan daerah. Pemotongan anggaran di daerah sampai 50 peraen serta berkurangnya penerimaan pajak, akan berpengaruh langsung terhadap kegiatan pemerintah.

 

Dalam rangka penertiban aset yang dikuasai pihak ketiga, Kejaksaan Tinggi Sulsel meneken nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Sulsel tentang Penanganan Kasus Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

 

MoU itu disaksikan Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka, Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe, Kajati Sulsel Firdaus Dewilmar, Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Arman Sahri Harahap, dan Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani.

 

"Kesepakatan ini terkait penertiban dan penanganan aset pemprov," jelas Firdaus Dewilmar.

 

Diketahui, Pemprov Sulsel dan Yayasan Olahraga Sulsel atau YOSS sempat berpolemik soal kepemilikan kawasan olahraga Stadion Andi Mattalatta. Belakangan kedua pihak berdamai dan YOSS menyerahkan aset kepada pemerintah.

 

Flower

 

loading...