Skip to main content

Kontrol Pengguna di Bawah Umur, Facebook Luncurkan Messenger Kids

mess kids
Messenger Kids (INT/Channel News Asia)

KABAR.NEWS – Tingginya pertumbuhan pengguna di berbagai belahan dunia membuat Facebook meluncurkan sebuah aplikasi terbaru. Khususnya pengguna kanak-kanak yang masih di bawah umur.

 

Maka dari itu, versi aplikasi Messenger untuk anak yang bertujuan untuk membuat anak di bawah 12 tahun dapat terhubung dengan orang lain dalam pengawasan orangtua, baru saja dirilis oleh Facebook. 

 

Aplikasi tersebut diberi nama Messenger Kids yang dapat diunduh pada perangkat mobile Apple iOS di Amerika Serikat (AS) untuk tes sebagai aplikasi pesan dan video chat.

 

“Facebook menawarkan Messenger Kids karena kebutuhan untuk aplikasi pesan yang memungkinkan anak-anak terhubung dengan orang yang mereka cintai tapi juga denganpengawasan kontrol orangtua,” ungkap Manager Produk Facebook Loren Cheng, dikutip Channel News Asia, Senin (5/12/2017).

 

Aplikasi yang menyasar anak berusia 12 tahun ini, memungkinkan orangtua bisa mengontrol daftar kontak dan dapat melarang anak berhubungan dengan seseorang yang tidak disetujui orangtuanya.

 

Raksasa media sosial itu menjelaskan, mereka mendesain aplikasi itu karena banyak anak online tanpa pengawasan.

 

“Sebagian besar kita di Facebook adalah orangtua sendiri, dan kita tidak sendiri saat kita menyadari bahwa anak-anak kita online lebih dini dan semakin dini,” ungkap pernyataan Facebook.

 

Facebook menyebutkan hasil penelitian yang menunjukkan 93 persen anak usia 6-12 tahun di AS memiliki akses pada tablet atau smartphone. Dua pertiga memiliki satu smartphone atua tablet milik mereka sendiri.

 

“Kami ingin membantu menjamin pengalaman anak-anak kita saat menggunakan teknologi itu positif, lebih aman dan sesuai umur mereka, dan kami yakin mengajari anak bagaimana menggunakan teknologi dengan cara positif akan membawa pengalaman lebih baik di kemudian hari saat mereka dewasa,” tambah pernyataan itu.

 

Sebetulnya, berdasarkan aturan Facebook, hanya anak berusia 13 tahun yang bisa membuat akun. Namun, banyak yang percaya bahwa aturan tersebut bisa diakali oleh pengguna berusia muda.