Skip to main content

Kasus Penyerobotan Lahan, Ketua JOIN Gowa Ditetapkan Tersangka

polisi
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Andi Indra Jaya.

 

KABAR.NEWS, Makassar - Penyidik Polda Sulsel menetapkan Syafriadi Djaenaf sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyerobotan lahan di Dusun Sailong, Desa Sunggumanai, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa.

 

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Andi Indra Jaya. Menurutnya, Syafriadi Djaenaf ditetapkan tersangka dalam kasus penyerobotan lahan sesuai petunjuk Jaksa Penuntut Umum (JPU).

 

Syafriadi Djaenaf ditetapkan sebagai tersangka pada Minggu pekan lalu, setelah dilakukan gelar perkara. "Sesuai dengan hasil gelar perkara sehingga status Syafriadi Djaenaf ditingkatkan sebagai tersangka," tegas Indra Jaya kepada KABAR.NEWS, Kamis (12/7/2018).

 

Rencanannya dalam waktu dekat, Syafriadi Djaenaf yang juga Ketua dari organisasi Jurnalis Online Indonesia (JOIN) DPD Kabupaten Gowa yang dilantik pada Mei 2018 lalu di Gedung De'Bollo, Sungguminasa Gowa ini, akan diperiksa sebagai tersangka. "Untuk pemeriksaan sebagai tersangka, kita akan jadwalkan secepatnya," tandasnya.

 

Ia menambahkan, dalam perkara ini, salah satu tersangka pernah dihukum. Tetapi setelahnya, pelaku kembali melakukan hal yang sama dan di lokasi yang sama, tanpa didukung bukti kepemilikan lahan.

 

Sedangkan terkait penahanan, kata Indra Jaya, pihaknya akan melihat perkembangan selanjutnya. Ia memastikan kasus ini akan terus didalami oleh penyidik. "Untuk penahanan tersangka nanti kita lihat pertimbangan penyidik," tukasnya.

 

  • Andi Frandy