Skip to main content

Kamar Hotel Dibakar Mantan Suami, Ibu-Anak Sempat Terjebak

Polsek Panakkukang
Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Iqbal Usman (kemeja biru) saat melakukan olah TKP bersama Tim Inafis Polrestabes Makassar. (Ist)

KABAR.NEWS, Makassar - Upaya rujuk sepasang suami istri yang berujung terbakarnya salah satu kamar Hotel Grand Asia, di bilangan Jalan Boulevard, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Rabu (16/9/2020) dini hari tadi, berbuntut panjang. Mashar Abdillah, tamu hotel tersebut dilaporkan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Panakkukang terkait kasus pengrusakan fasilitas hotel.


Kepala Unit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Iqbal Usman, membenarkan perihal laporan pihak hotel tersebut. Ia mengatakan, pria 41 tahun itu kini tengah menjalani pemeriksaan di Mapolsek Panakkukang."Iya dilaporkan sama pihak hotel. Iya perusakan, pembakaran itu," kata Iqbal kepada KABAR.NEWS, via seluler, sesaat tadi.


Sementara, perwakilan Manajemen Hotel, Zulkifli mengatakan, pihaknya telah melakukan penutupan di seluruh ruangan di lantai tujuh guna  membantu polisi mengusut kasus pengrusakan yang dilakukan Mashar."Untuk sementara lantai 7 kami kosongkan dulu untuk menetralisir kondisi yang rusak. Dan membantu penyidik mengusut kasus," ungkapnya.


Berita Terkait: Ingin Rujuk Tapi Ribut, Mantan Suami di Makassar Nekat Bakar Kamar Hotel


Pria yang menjabat Asisten Manajer hotel itu menguraikan, Mashar Abdillah menyewa kamar hotel sekitar pukul 17.00 Wita pada Selasa (15/9/2020) kemarin, untuk dipakai satu hari bersama anaknya. Namun ternyata malah merusak fasilitas dalam kamar.


"Untuk kerugian belum kami taksir sepenuhnya. Namun kira-kira capai Rp100 Juta. Paling parah itu spring bed, barang pecah belah sudah hancur semua. Kira-kira hampir seratus persen (kerusakan). Untuk elektronik masih dicek teknisi hotel," jelas Zulkifli.


Diketahui, Mashar diamankan polisi usai membuat gaduh di hotel yang berdampingan dengan bengkel variasi mobil tersebut. Dia diduga emosi karena upaya memperbaiki hubungan pernikahannya kandas. Rina, sang istri enggan rujuk dengannya. Percekcokan mantan pasutri ini disaksikan oleh putrinya yang masih berusia 2 tahun.


Rina, mantan istri dari Mashar Abdillah mengungkapkan, dirinya menikah dengan Abdillah sejak 2016. Namun berakhir secara resmi lewat putusan pengadilan agama pada 2018. Hakim memutuskan hak asuh diberikan ke mantan suaminya. Kerinduan yang memuncak kepada buah hatinya, membawa Rina menemui Abdillah di hotel itu.


"Disuruh rujuk memang sama pihak keluarga. Cuman saya memang tidak mau. Sudah dua tahun cerai. Nah anakku itu ada di dia, saya kangen, mau ketemu anakku," jelasnya ditemui wartawan di lantai 7 hotel, saat proses olah tempat kejadian perkara dari Tim Inafis Polrestabes Makassar dan Polsek Panakkukang.


Wanita 31 tahun itu berhasil menemui anaknya. Rina bilang di dalam kamar, Abdillah menunjukkan gelagat aneh dan terus mengaku mendapat intimidasi dari orang lain, seola-ola ingin dibunuh. Puncaknya mantan suaminya itu membakar seprei tempat tidur hotel, sampai ia dan anaknya terjebak dalam kamar.


"Dia halusinasi. Di situ saya tidak suka, sempat bertengkar. Dia tinju itu cermin besar. Baru anakku lagi tidur, baru dibakar itu kasur. Saya telepon polisi, baru bisa terbuka pintu. Kubawa anakku keluar cepat-cepat. Karena takutma itu api mulaimi besar," tutupnya.


Penulis : Reza Rivaldy/B
 

 

Flower

 

loading...