Skip to main content

Ini Tiga Perempuan Cantik yang Hebohkan Publik Pekan Ini

erreer
Ilustrasi (Instagram)

 

KABAR.NEWS – Sepekan ini, pemberitaan media massa dalam negeri dihebohkan dengan pemberitaan tiga perempuan cantik. Yah, dia adalah Najwa Shihab, Raline Shah, dan Maia Estianty.

Nama pertama merupakan seorang presenter terkenal tanah air yang telah malang melintang sebagai jurnalis. Najwa Shihab mengawali kariernya di dunia jurnalistik sejak 16 tahun silam.

 Kabar berakhirnya program talkshow “Mata Najwa” yang membesarkan namanya menjadi pembicaraan hangat masyarakat. Tak hanya dalam pemberitaan, netizen di media sosial juga merespon berita mengejutkan tersebut.

Bagaimana tidak, program tersebut merupakan program televisi yang dianggap edukatif, inspiratif dan sangat disenangi oleh banyak orang.

Sementara itu, aktris cantik Raline Shah tak mau kalah. Ia mencuri perhatian publik setelah didaulat sebagai  Komisaris Independen Air Asia. Raline menyatakan sangat bersyukur dengan peran barunya tersebut, yang sangat berbeda dengan dunia entertainment yang mebesarkan namanya.

"Alhamdulillah ini kesempatan yang baik untuk saya belajar memberi Air Asia sisi pandang yang lain karena saya dari bidang yang lain juga," ungkap Raline.

Nama terakhir ialah sang penyanyi Maia Estianti. Mantan istri musisi Ahmad Dani ini menjadi perhatian publik setelah mengunggah foto di akun Instagramnya dengan Alm. Siti Oetari, yang tidak lain adalah istri pertama Presiden Soekarno. Maia mengakui bahwa ayahnya Harjono Sigit, merupakan anak dari Siti Oetari.

"My grandmother, Oetari Tjokroaminoto was the first wife of the first president of Indonesia, Soekarno...Nenek saya ini, Oetari Tjokroaminoto adalah istri pertama Presiden Ri yang pertama, Soekarno," tulis Maia dalam caption foto yang dia unggah pada Rabu (9/8/2017).

Nah, ketiga perempuan di atas tidak hanya berparas cantik, tetapi juga menjadi sosok inspiratif bagi perempuan lainnya di Indonesia. Tak keliru bila bila pemberitaan mengenai dirinya mendapat sorotan dari publik, bukan.