Skip to main content

Ini Pesan Caleg Milenial untuk Hari Pers Nasional

imam fauzan
Wakil Ketua DPW PPP Sulsel, Imam Fauzan Amir Uskara saat menjadi pembicara dalam diskusi Ngobrol Politik Peluang Caleg Muda PPP, di Warkop 212, Minggu (2/12/2018). (KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)

 

KABAR.NEWS, Makassar - Tanggal 9 Februari 2019, para insan media di Tanah Air merayakan Hari Pers Nasional (HPN).  Para pengguna jejaring sosial ikut menaruh harapan besar, termasuk caleg milenial, Imam Fauzan Amir Uskara

 

Caleg PPP untuk DPRD Sulsel Dapil Makassar A ini mengakui jika pada beberapa dekade silam, pers sangat dibungkam pemerintah, namun sekarang pers sudah menjadi bagian dari masyarakat.

 

"Selamat Hari Pers Nasional untuk para teman-teman jurnalis yang ada di Tanah Air. Majulah pers Indonesia sebagai pilar keempat setelah eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Tetaplah junjung demokrasi dan kemajuan negara ini. Selamat hari pers nasional," tutur Sekjen Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Singapura 2017-2018 ini, Sabtu (9/2/2019)

 

Pers, lanjutnya, harus membentengi generasi milenial agar terjauh dari hoaks atau berita bohong yang beredar pada era digital saat ini.

 

"Media harus memberikan ruang kepada generasi milenial agar mampu membedakan berita yang benar dan hoaks. Jangan sampai mereka menganggap seluruh berita yang ada di media sosial benar," ingatnya.

 

Menurut Wakil Ketua DPW PPP Sulsel ini, bentuk ruang yang diberikan kepada kaum milenial ini seperti penyajian berita yang menarik dan sesuai dengan selera mereka.

 

"Media berperan dalam membentengi generasi muda agar tidak terjerumus mengonsumsi hoaks dengan cara memberikan berita yang benar, sesuai dengan aturan jurnalistik yang ada," terangnya.

 

Diakui kaum milenial banyak terjerumus mengonsumsi hoaks yang ada di media sosial. Disinilah pers memiliki peran tersendiri dalam mengedukasi generasi muda agar dapat melindungi diri mereka dari hoaks.

 

"Tujuannya generasi milenial dapat membedakan secara sendiri bagaimana membedakan hoaks dan berita yang benar," ucapnya.

 

Di tahun politik ini, dia mengajak generasi milenial untuk aktif menggunakan hak suaranya saat Pemilu 2019 di bulan April nanti.

 

“Tak pernah dalam sejarah pemilu milenial begitu menentukan. 17 April 2019, sebanyak 84 juta pemilih milenial akan menentukan wajah Indonesia ke depan. Masa depan Indonesia ada di suara Anda. Cek nama Anda, datangi TPS dan berikan suara Anda untuk Indonesia yang lebih baik pada 17 April 2019," tuntasnya.

 

loading...