Skip to main content

Ini Penjelasan Ustadz Abdul Somad Terkait Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 

somad
Ustadz  Abdul Somad. (Ist)

KABAR.NEWS, Makassar-- Setiap tahun umat muslim menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad atau peringatan hari lahirnya Rasulullah. Tradisi ini sendiri berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad SAW wafat.


Dalam memperingati maulid Nabi Muhammad, umat muslim di berbagai daerah biasanya akan menggelar beragam acara. Di desa-desa biasanya akan diadakan pengajian.


Namun ada juga yang mengadakan barzanji atau bacaan doa dan pujian berisi riwayat Nabi Muhammad SAW. Lantas bagaimana hukumnya memperingati maulid Nabi Muhammad SAW ?


Ustadz kondang, Abdul Somad mengatakan memperingati maulid Nabi Muhammad SAW diperbolehkan. Menurutnya, ada 300 ribu hadis yang menerangkan bahwa peringatan maulid Nabi Muhammad SAW tidak masalah.


maulid


Memang ada ulama yang mengatakan kegiatan tersebut termasuk bid'ah tapi hanya sebagian kecil ulama.


Ustaz Abdul Somad memaparkan beberapa hadis serta pendapat ulama besar mengenai dasar diperbolehkannya maulid Nabi Muhammad SAW.


Salah satunya adalah Rasulullah SAW ternyata mengenang hari lahirnya sendiri. Sebab ia melaksanakan puasa setiap hari Senin.


"Pada hari itu aku dilahirkan dan hari aku dibangkitkan (atau hari itu diturunkan [Alquran] kepadaku)." (HR Muslim)


Alasan lainnya merujuk pada penafsiran Rasulullah SAW terhadap kalimat Ayyamillah dalam Qs Ibrahim [14]: 5 yang berbunyi, "Dan ingatkanlah mereka kepada nikmat-nikmat dan karunia Allah. Dan kelahiran Muhammad SAW adalah nikmat dan karunia terbesar yang harus diingat dan disyukuri."
 

 

loading...