Skip to main content

UIT Makassar Bahas Program Upaya Pengembangan Kampus

IST
Suasana Raker UIT Makassar, Hotel Malebu Wisata 4 UIT Jl. Bontomanai Makaassar, Sabtu (12/8/2017). (IST)

 

KABAR.NEWS, Makassar - Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar, menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) 2017 di Hotel Malebu Wisata 4 UIT Jl. Bontomanai Makassar, Sabtu (12/8/2017).

Rektor UIT Makassar, Prof. Dr. Basri Wello MA mengungkapkan, Raker UIT Makassar, tujuannya membahas program strategis kampus untuk pengembangan sesuai tuntutan dan perkembangan zaman saat ini. 

"Raker ini memperkuat tata kelola sesuai kalender akademik. Proses pembelajaran di kelas sesuai keinginan mahasiswa untuk menjawab perkembangan zaman," kata Prof Basri Wello, melalui rilis yang diterima KABAR.NEWS.

Prof Basri mengatakan, saat ini UIT dibawa kepemimpinannya sudah melakukan banyak perubahan mulai dari akreditasi, rasio dosen dan mahasiswa serta perbaikan administrasi kampus. 

Menurutnya, kemajuan sebuah Universitas sangat ditentukan oleh usaha-usaha bersama jajaran akademika, sebagai bentuk sinkronisasi dalam upaya menuju kriteria sebuah pencapaian kerja yang optimal.

"Tentu semua itu untuk memenuhi penilaian dalam mencapai kemajuan Universitas yakni Pendidikan Dosen, jumlah Mahasiswa, sarana dan prasarana," ungkap Prof Basri Wello.

Dia berharap, sesuai dengan tema Raker, maka pihaknya bertekad wujudkan mutu pendidikan akademik sebagai prioritas utama, tingkatkan kinerja sesuai standar kualitas untuk kemajuan Institusi/Lembaga.

"Sebagai lembaga pendidikan, kita berharap UIT  mendapat apa yang menjadi kebutuhan kampus sehingga bisa dikembangkan lebih bagus lagi untuk mewujudkan pendidikan yang sehat," pungkasnya. 

"Sekarang 16 prodi yang mau selesai masa berakhir ini akan dilakukan visi situasi," tandas Prof Basri Wello.

Sementara itu, Ketua Yayasan Indonesia Timur, H Haruna menuturkan rapat kerja membahas banyak kaitan dengan kemajuan UIT beberapa tahun terakhir. 

"UIT saat ini mengalami kemajuan, banyak perubahan. Sehingga Raker ini sebagai penguatan," ungkapnya. 

Dia menambahkan, berbagai prestasi yang diraih UIT belum lama ini jarang terekspos. Oleh sebab itu, pihaknya ingin memberikan informasi kepada publik jika UIT mengalami perubahan secara totalitas saat ini. 

"Selama ini yang baik di UIT jarang diekspos, itu sebabnya Raker ini kita mahasiswa ekspos juga yang diraih kampus. Harapan kami, bagaimana Raker melahirkan suatu kebijakan yang berguna dan berkualitas," pungkasnya. 

Sekedar diketahui, Raker ini dihadiri jajaran akademika UIT Makaassar, mulai final Rektorat dan Fakultas. UIT saat ini membina 10 Fakultas dengan jumlah 22 prodi.

  • Arya Wicaksana