Skip to main content

Terkait Lahan Bandara, Eks Pejabat Angkasa Pura akan Kembali Diperiksa

KABAR.NEWS/Arul
Terdakwa Kasus Korupsi Lahan Bandara St Rabiah usai divonis 7 tahun 3 bulan penjara oleh hakim Pengadilan Tipikor Makassar. (KABAR.NEWS/Arul)

 

KABAR.NEWS, Makassar - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, kembali akan melakukan pemeriksaan terhadap mantan Dirut PT Angkasa Pura I periode 2010-2015, Tommy Soetomo terkait kasus korupsi pembebasan lahan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. 

 

BERITA TERKAIT : Ekspresi St Rabiah, Terdakwa Korupsi Lahan Bandara yang Divonis 7 Tahun Penjara

 

Melalui Kasipenkum Kejati, Salahuddin, mengungkapkan jika pemanggilan ulang itu akan dilakukan sesuai jadwal yang diterapkan penyidik Kejati nanti.

"Kita jadwalkan ulang untuk pemeriksaan tambahan," ujar Salahuddin, Jumat (11/8/2017). 

Saat ditanya mengenai kapan jadwal pemeriksaan ulang itu akan dilakukan, Salahuddin menegaskan jika pihaknya tinggal menunggu jadwal dari penyidik. Pemeriksaan yang dilakukan kepada eks pejabat teras Angkasa Pura 1 ini nantinya merupakan kali kedua setelah pemeriksaan perdana pada, Senin 7 Agustus 2017 lalu. Kala itu Tommy Soetomo diperiksa sebagai saksi terkait kasus tersebut. 

Ia diperiksa karena dianggap mengetahui pencairan dan perencanaan proyek yang menelan anggaran Rp512 milyar. Bukan kali ini saja Tommy bersangkutan dengan kasus korupsi. Pada tahun 2014 ia pernah menyandang status sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembelian mobil damkar untuk angkasa pura dengan anggaran sebesar Rp 63 miliar pada tahun 2011.

Namun pada tahun 2015, kejaksaan agung menerbitkan Surat Pemberitahuan Pemberhentian Perkara (SP3), sehingga Tommy batal dijerat. Dalam kasus yang merugikan negara Rp317 milyar tersebut, Kejati sulsel telah menetapkan sembilan orang tersangka. Salah satu di antaranya sudah menjadi vonis hukuman 7 tahun penjara, dan sisanya masih dalam tahap persidangan.

  • Arul Ramadhan/***