Skip to main content

Program Jaga Desa Kejari Soppeng Bentuk Pengawasan Penggunaan ADD 

wefewfwe
Kejari Soppeng yang melaunching program Jaga Desa di Aula Kantor Desa Ganra, Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng, Rabu (13/9/2017). 

 

KABAR.NEWS, Soppeng - Kejaksaan Negeri (Kejari) Soppeng melaunching program Jasa Galang (Jaga) Desa yang nantinya berfungsi untuk mengawasi penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD). 

Dalam launching program tersebut dihadiri 49 Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Soppeng di Aula Kantor Desa Ganra, Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng, Rabu (13/9/2017). 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Soppeng Atang Pujianto mengatakan, program Jaga Desa diluncurkan dengan maksud sebagai perwujudan dan langkah konkrit dari Sosialisasi Dana Desa dan TP4 yang telah dilaksanakan sebelumnya. 

 

"Sehingga pengawalan dan pengamanan yang dilakukan terhadap Kebijakan Dana Desa tidak hanya terbatas pada sosialisasi saja dalam bentuk Penyuluhan Hukum atau Penerangan Hukum,"ujarnya.  

 

Namun kata dia, pengawalan dan pengamanan terhadap kebijakan dana desa dilakukan secara aktif dengan berkoordinasi antara TP4D dengan badan/instasi lain yang terkait Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa lainnya.

Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak mengapresiasi kepada Kejari Soppeng atas kepedulian terhadap pengelolaan Dana Desa dengan melakukan pengawalan dan pengamanan atas kebijakan Dana Desa melalui TP4D. 

"Harapan kami program Jaga Desa ini akan meningkatkan penyerapan anggaran dan meningkatkan pembangunan di desa yang berdampak pada peningkatan perekonomian daerah," tegasnya. 

Sementara itu, Kepala Desa Ganrang, Soppeng Haeruddin mengaku sangat mengapresiasi dengan adanya program Jaga Desa. Alasannya dengan adanya program tersebut membuat Kepala Desa di Soppeng bisa berhati-hati dalam menggunakan ADD agar tepat sasaran dan terhindar dari permasalahan hukum.

  • Henriono