Skip to main content

Penjual Hewan Kurban Mulai Bermunculan

Dua pekan jelang hari Raya Idul Adha penjual hewan kurban mulai marak, salah satu lokasi penjualan hewan kurban di Jalan Tun Abdul Razak, Gowa, Minggu (13/8/2017). (KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)

 

KABAR.NEWS, Makassar - Meski Hari raya Idul Adha masih 18 hari lagi, namun pedagang hewan kurban sudah banyak berdatangan menduduki beberapa tanah kosong yang berada perbatasan kota Makassar dan Kabupaten Gowa. Minggu (13/8/2017).

Nassa', salah satu penjual sapi kurban asal Tombolo Pao, Kabupaten Gowa yang menempati tanah kosong di Jalan Tun Abdul Razak mengatakan ini hari pertama ia mulai membuka jualan sapi untuk kurban. Harga yang ditawarkan pung beragam, mulai dari Rp10 juta hingga Rp50 juta.

"Untuk harga, itu tergantung besar dan jenis sapinya. Kalau yang saya jual ini ada sapi bali, simental dan lemocin. Biasanya saya bawa sampai 100 ekor,"ujarnya kepada KABAR.NEWS. 

Untuk jenis sapi bali, ia menjual dari harga Rp10 juta hingga Rp15 juta, sapi simental Rp15 hingga Rp27 juta, sedangkan jenis sapi lemocin berkisar Rp50 juta. 

"Khusus yang lemocine ini memang cukup mahal, karena beratnya itu bisa mencapai 500 kilo gram, biasanya yang beli itu kelas pejabat,"tambahnya.

Dibanding tahun lalu, harga sapi juga mengalami kenaikan harga berkisar Rp500 hingga Rp1 juta per ekornya, itu kata Nassa dikarenakan mengikuti harga bahan pokok dan transportasi yang mengalami kenaikan.

"Kalau kesehatannya terjamin, sebelum dibawa kesini itu terlebih dahulu diperiksa dari dinas peternakan. Bagi pembeli itu mereka biasanya memesan jauh hari sebelum lebaran, karena cepat sekali habis, apalagi kalau tinggal beberapa hari menjelang hari raya,"tutupnya

  • Andi Frandi