Skip to main content

Menteri Muhajir Efendy Dijadwalkan Jadi Imam Salat Iduladha di Masamba

kabar.news
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhajir Effendy. (IST)
 

 

KABAR.NEWS, LUWU UTARA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhajir Effendy, dijadwalkan akan menjadi imam, sekaligus khatib pelaksanaan salat iduladha pada Jumat, 31 Juli 2020 mendatang di Masamba. Pelaksanaan salat iduladha di Masamba akan dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Luwu Utara. 

 

“Insya Allah, pak Menteri Muhajir Effendy akan menjadi imam sekaligus khatib salat iduladha mendatang,” ungkap Kabag Kesra Setda Lutra, Ari Setiawan, Rabu (29/7/2020), di Masamba, sesuai rilis yang diterima KABAR.NEWS, Kamis (30/7/2020).

 

 

Rencananya, Menteri Muhajir bersama rombongan akan melaksanakan salat iduladha bersama Bupati dan jajaran pemerintah daerah, serta unsur Forkopimda. 

 

Yang menarik, pak Menteri berharap para pengungsi korban banjir bandang juga bisa hadir dan ikut melaksanakan salat iduladha bersama dirinya. “Beliau ingin sekali melaksanakan salat id bersama para pengungsi,” kata Ari. Usai salat iduladha, Menteri dan rombongan selanjutnya akan santap bersama dengan para pengungsi di Kantor Bupati. 

 

Masih Ari, Menteri PMK, Kementerian Sosial dan BNPB juga menyumbang hewan qurban sebanyak 4 ekor. Menteri PMK akan menyerahkan langsung hewan qurban tersebut kepada Bupati Lutra, yang selanjutnya setelah disembelih akan dibagikan ke para pengungsi korban bencana, masing-masing 2 ekor di Masamba, dan 2 ekor di Baebunta.

  

Menteri PMK juga akan meninjau lokasi banjir bandang di Masamba dan Radda, sekaligus meninjau lokasi pengungsi yang ada di Meli, Radda dan Masamba. Setelah peninjauan, Menteri PMK, Kemensos dan Sekretaris Utama BNPB akan menggelar rapat evaluasi pascabencana bersama Bupati, unsur Forkopimda serta jajaran Pemerintah Daerah. 

 

Untuk pelaksanaan salat iduladha sendiri, tetap dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. “Jemaah tetap harus disiplin protokol kesehatan, seperti wajib pakai masker, bawa sajadah sendiri, dan physical distancing. Anak-anak dan orang tua yang memiliki penyakit penyerta disarankan untuk tidak ikut ke lapangan.” 

 

 

 

Flower

 

loading...