Skip to main content

Maju Pilkada 2018 Terancam Gagal Ikut Pileg 2019 ?

KPU
Komisi Pemilihan Umum. (INT)

KABAR.NEWS, Makassar - Pemilihan Wali Kota Makassar akan dilangsungkan pada Juni 2018 mendatang. Dalam Pilwali Makassar ini, sejumlah kontestan berasal dari unsur legislator Makassar maupun Sulsel. Mereka akan bertarung pada pesta lima tahunan yang diselenggarakan oleh KPU.

Gelaran tahapan Pilwali Makassar 2018 akan bertepatan juga dengan proses tahapan Pemilihan Legistalif pada 2019 mendatang. Daftar Calon Sementara (DCS) kandidat yang mengikuti Pileg akan dimulai pada Bulan Mei. Sedangkan Pilwali dilaksanakan pada Juni 2018 mendatang.

Ketua DPRD Kota Makassar, Farouk M Betta yang juga bakal calon Wali Kota Makassar, saat dikonfirmasi menyebutkan bahwa dirinya belum ingin berkomentar sebelum keluar aturan di Peraturan Komisi Pemilih Umum (PKPU).

"Cek dulu kebenarannya kalau ada larangannya, baru saya bisa komentar," katanya melalui telepon, Minggu (13/8/2017).

Lebih lanjut Aru, sapaan akrab Farouk M Betta mempertanyakan kebenaran terkait adanya larangan, jika anggota DPRD yang mengikuti Pilkada (kandidat), tak bisa mengikuti Calon Pileg di 2019. "Adakah larangan, kalau Mei itu satu bulan lagi pemilihan," katanya.

Sementara, bakal calon Wali Kota Makassar dari Fraksi PKS, Sri Rahmi yang dikonfirmasi berulang-ulang melalui telepon, belum merespon.

Sebelumnya Ketua KPU Sulsel, Iqbal Latief mengungkapkan bahwa, anggota DPRD yang maju di Pilwali tidak memungkinkan untuk mengikuti tahapan Pileg pada 2019 mendatang, karena tahapan Pilkada 2018 juga bertepatan dengan tahapan proses pencalonan anggota legislatif 2019.

"Prosesnya itu hampir sama. Misalnya DCS, kalau tidak salah Mei. Sementara kita pemilihan kepala daerah bulan Juni. Kalau ada sengketa paling lama bulan 9 (September) sudah penetapan yang terpilih. Bagaimana misalnya kalau dia juga sudah terdaftar di DCS dan terpilih sebagai kepala daerah," ungkap Iqbal Latief.

Sekadar diketahui, ada beberapa anggota legislatif yang menyatakan kesiapannya untuk maju di Pilwali Makassar, diantaranya Farouk M Betta (Ketua DPRD Makassar), Adi Rasyid Ali (Wakil Ketua DPRD Makassar), Iqbal Djalil (PKS), Hamzah Hamid (PAN), Mudzakir Ali Djami (PKS), Sri Rahmi (PKS), Jufrin Pabe (Hanura), Rachmatika Dewi (Wakil Ketua DPRD Sulsel).

  • Ruslan