Skip to main content

Ilmuwan Temukan 91 Titik Gunung Api di Antartika

iuiiui
Ilustrasi (INT)

 

KABAR.NEWS – Sejumlah ilmuwan mengungkap adanya wilayah gunung berapi terluas di Bumi, terletak dua kilometer di bawah permukaan lapisan es yang meliputi wilayah barat Antartika.

Dilansir oleh The Guardian pada Sabtu (12/08/2017), proyek riset yang dilakukan oleh para peneliti dari Universitas Edinburgh ini telah mengungkapkan terdapat hampir 100 titik gunung api, yang tingginya mencapai gunung Eiger, berdiri sekitar 4.000 meter di Swiss.

Para geolog menyatakan wilayah luas ini tampak lebih kecil dari punggung gunung api di timur Afrika yang dianggap sebagai titik konsentrasi vulkanik yang paling padat di dunia.

Mereka memperingatkan bahwa aktivitas dari daratan luas ini mungkin berdampak bahaya. “ Jika salah satu titik vulkanik meletus maka bisa saja akan mengguncang lapisan es yang ada di Antartika,” ujar ahli gletser Robert Bingham, salah satu peneliti dalam studi ini.

Lanjutnya, jika pencairan es tersebut terjadi dikarenakan letusan itu, maka tentu saja air lelehan akan memenuhi lautan. Berdasarkan hasil temuan dari studi, titik gunug api ini berjumlah 91 titik.

Titik gunung api yang baru ditemukan tersebut berada pada ketinggian berkisar 100 hingga 3.850 meter. Semuanya tertutupi oleh lapisan es, yang biasanya punya ketebalan lapisan 4 km di wilayah itu. Titik aktif ini berpusat di wilayah bagian barat Antartika.

Temuan ini tentu saja sangat penting karena aktivitas vulkanik bisa berdampak krusial bagi planet Bumi. Apalagi jika terjadi erupsi, maka bisa mempengaruhi kestabilan wilayah lapisan es, yang telah lebih dahulu terkena dampak dari pemanasan global.