Skip to main content

Gandeng ACI, Ini Tujuan Angkasa Pura I  

(Ki-ka) Kepala SHIAM Agus Priyanto, Manager PT Angkasa Pura I Bandara Sultan Hasanuddin Cecep M Sonjaya,  Direktur Utama PT Angkasa Pura I Danang S Baskoro dan team leader APEX  Ermenando Silva, saat melakukan konferensi pers terkait Airport Exelence (APEX) in Safety At Sultan Hasanuddin International Airport Makassar di Swiss Bellin Hotel Makassar, Selasa (12/9/2017).(KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)

 

KABAR.NEWS, Makassar - PT Angkasa Pura I (Persero) cabang Bandara Sultan Internasional Hasanuddin Makassar menggandeng Airports Council International (ACI) untuk melakukan assesmen terhadap tingkat atau kualitas keselamatan di Bandara Internasional Hasanuddin Makassar. 

Direktur Utama (Dirut) PT Angkasa Pura I Danang S Baskoro menjelaskan tujuan Angkasa Pura menggandeng ACI adalah untuk melihat bagaimana tingkat keselamatan yang ada di Bandara Internasional Hasanuddin Makassar untuk mendukung APEX in Safety. 

 

"Dengan ACI turun melakukan Assesmen akan memperlihatkan sampai sejauh mana tingkat aiport security yang ada di Bandara Sultan Hasanuddin ini. Nanti ACI akan mengeluarkan rekomendasi apa-apa saja yang perlu dibenahi dalam hal safety atau keselamatan," paparnya kepada KABAR.NEWS di Hotel Swiss Bel'Inn Makassar, Jalan Pasar Ikan Makassar, Selasa (12/9/2017). 

 

Danang menambahkan nantinya ACI akan memaparkan hasil temuan selama assemen dan nantinya hasil temuan tersebut akan ditindaklanjuti.

"ACI ini lembaga internasional yang paling berwenang dalam memberikan penilaian kelayakan Bandara dalam hal keselamatan," tegasnya. 

Sementara itu, GM Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Cecep Sonjaya mengatakan dalam hal keselamatan, Bandara Sultan Hasanuddin sebenarnya sudah 100 persen siap. Hanya saja, kata dia, pihaknya membutuhkan pengakuan dari internasional. 

"Kita sudah siap sejak Minggu lalu dan sudah 100 persen siap. Tapi kita undang ACI agar ada Assesmen," tegasnya. 

Ia mengatakan hasil assemen nantinya akan direkomendasikan kepada Bandara Sultan Hasanuddin sebelum memberikan pengakuan dalam hal keselamatan penerbangan. 

"Pengakuannya yang sangat kita butuhkan. Karena Bandara Sultan Hasanuddin sudah menjadi Bandara Internasional sehingga butuh pengakuan dari lembaga audit internasional untuk melihat kelayakan Bandara Sultan Hasanuddin,"sebutnya.

Safety Manager ACI, Ermendo Silva menjelaskan beberapa kriteria penilaian sebelum pihaknya memberikan penilaian terhadap tingkat keselamatan yang ada di Bandara. 

"Kita akan melihat bagaimana keselamatan mulai dari landasan pacu Bandara hingga proses pengecekan pesawat,"pungkasnya.

Assemen yang dilakukan ACI terhadap Bandara Internasional Sultan Hasanuddin adalah yang keempat, sebelumnya ACI telah melakukan evaluasi di 3 Bandara Internasional dibawah naungan Angkasa Pura I yakni Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Sepinggan Balikpapan, dan Juanda Surabaya.