Skip to main content

Ekspor Sulsel Menurun, Nurdin Abdullah Andalkan Potensi Kabupaten Bantaeng

Gubernur Sulsel
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

 

KABAR.NEWS, Makassar - Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah optimis neraca perdagangan Sulsel akan kembali meningkat. Caranya dengan memperkuat ekspor sejumlah komoditas pangan dan tambang. 


Dirinya mengklaim hal itu kini gencar dilakukan oleh kabupaten Bantaeng. Apalagi, dirinya merupakan mantan Bupati Bantaeng dua Periode.


Baca Juga: 


"Akan naik karena ada Bantaeng. Nikel juga sudah mulai, kita ini dari mineral kontribusi terbesar kita pada ekspor, Bantaeng sekarang sudah mulai ekspor terus nikel. Ini akan menurunkan defisit eskpor kita," ungkapnya kepada KABAR.NEWS, Selasa (16/10/2018).


Menurutnya hal perlu dilakukan pemerintah saat ini dengan mendorong pelaku industri, seperti halnya saat ini komoditas seperti rumput laut kini mulai didorong untuk menunjang ekspor. 


Diberitakan sebelumnya, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulsel merilis September, perdagangan di Sulsel masih lesu. Tercatat neraca perdagangan Sulsel pada September 2018 mengalami defisit sebesar USD 7.58 juta.


Lebih rinci, BPS menyebut ekspor yang  dikirim melalui pelabuhan pada bulan September 2018 mencapai USD 93.80 juta. Angka tersebut dinilai merosot sebesar 5.78 persen jika dibanding ekspor Agustus kemarin hingga USD 99.55 juta.

  • Andi Khaerul


loading...