Skip to main content

Edukasi Kader Kampung Safety, Pertamina Gelar Pelatihan Maintance dan Perbaikan APAR

Pelatihan perbaikan APAR yang dilakukan PT Pertamina MOR VII Sulawesi.


KABAR.NEWS, Makassar - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi menggelar Pelatihan Maintance dan Perbaikan alat Pemadaman Api Ringan (APAR) bagi 30 Kader Safetyman dari Kelurahan Tamalaba dan Kelurahan Pattingalloang di Kecamatan Ujung Pandang di TBBM Makassar, Kamis (13/9/2018).


Kedua kelurahan tersebut masuk dalam wilayah Ring I Terminal BBM Makassar, kawasan padat penduduk dan rawan bencana resiko tinggi khususnya kebakaran dan telah menjadi percontohan Kampung Safety Pertamina sejak Tahun 2017. 


Para kader Safetyman ini adalah warga yang khusus diajarkan mengenai aspek safety, berikut pencegahan dan penanganannya. Program Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina ini bertujuan untuk mengedukasi dan menyediakan sistem tanggap darurat bencana dan pencegahan kebakaran.


Baca Juga: 

Unit Manager Communcation & CSR MOR VII Sulawesi, M Roby Hervindo mengatakansebelumnya di awal program tahun 2017 lalu, Pertamina telah memberikan pelatihan terkait penanganan kebakaran berupa Fire Drill dan Basic Life Support. Disamping itu, Pertamina juga sudah membekali paket safety signage dan APAR serta APD (Alat Pelindung Diri) bagi para kader Safetyman.


Pelatihan APAR tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi  kader Safetyman, agar mereka nantinya dapat memiliki usaha perawatan peralatan APAR bersama.


"Para kader nantinya akan mempunyai penghasilan dari usaha pengisian dan perawatan APAR yang mana konsumennya berasal dari TBBM Makassar dan MOR VII," jelasnya.


Dalam pelatihan ini para peserta akan diberikan pelatihan teori APAR dan pemeliharaannya, serta pelatihan teknis pemeliharaan APAR jenis Powder oleh pemateri dari lisensor ANSUL Indonesia, PT Maste Dayaa. 


Usai pelatihan ini, para peserta juga akan difasilitasi untuk pembentukan kelompok usaha jasa pemeliharaan APAR, pemberian bantuan peralatan dan fasilitas pendukung, serta pendampingan kelompok. 


"Disamping menambah pendapatan warga khususnya para kelompok Kader Safetyman, program pelatihan ini juga diharapkan dapat mendukung kemampuan para Safetyman dalam sistem tanggap darurat bencana di Kampung Safety," ujarnya.


Roby melanjutkan, sebagai salah satu program CSR, Kampung Safety Pertamina menjadi bentuk komitmen Pertamina untuk mengajak warga sekitar wilayah operasi Pertamina untuk turut serta mengedepankan aspek Health, Safety, Security and Environment (HSSE) sebagaimana Pertamina menjaga hal tersebut dalam pelaksanaan bisnis dan operasi.


"Aspek HSSE, khususnya mengenai Safety inilah yang ingin kami tularkan ke masyarakat sekitar melalui program Kampung Safety Pertamina. Lewat program ini, kami menggerakan semangat gotong royong dan melibatkan warga untuk bersama-sama mencegah dan meminimalisir terjadinya bencana. Kalau pun sampai terjadi kebakaran, maka tim Safetyman sudah mengetahui cara penanggulangannya," jelasnya.


Dia berharap implementasi Program Kampung Safety Pertamina ini dapat melahirkan budaya safety di masyarakat khususnya di Kelurahan Tamalaba dan Kelurahan Pattingalloang. 


"Jika menjadi budaya yang melekat maka masyarakat nantinya akan terus mengedepankan aspek Safety (keamanan) dalam kehidupan sehari-hari dan tanggap dalam menanggulangi bencana seperti kebakaran," tukasnya. 

 

  • Ulfa