Skip to main content

Duet DP-Fatma: Opera Politik NasDem, Istri "Bos" Hanya Pelengkap

Duet DP-Fatma: Opera Politik NasDem, Istri "Boss" Hanya Pelengkap
Danny Pomanto - Fatmawati Rusdi. (Ilustrasi/KABAR.NEWS/Arya)

KABAR.NEWS, Makassar - Partai NasDem membangun panggung politiknya dengan menduetkan dua kader untuk Pilwalkot Makassar 2020, yakni Moh. Ramdhan Pomanto atau Danny Pomanto dengan Fatmawati Rusdi.


Nama Fatma sebelumnya tak diprediksi masuk dalam bursa kontestan. Eks politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mencuat tatkala Irman Yasin Limpo atau None ogah berpasangan Danny seperti yang diwacanakan NasDem.


Baca juga: Partai NasDem Tolak Paket Danny-Zunnun Halid


Ketua Prodi Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar, Syahrir Karim berpendapat, mencuatnya Fatma sebagai pendamping DP adalah hal wajar. Apalagi, dia punya modal politik secara Istri dari Ketua DPW NasDem Sulawesi Selatan, Rusdi Masse (RMS).


"Tapi modal politik tidaklah cukup, butuh kekuatan modal sosial yang kuat, terutama popularitas," ujar Syahrir Karim saat dihubungi KABAR.NEWS, Selasa (23/6/2020).


Menurut Syahrir, adanya tuduhan ego NasDem dengan mengusung kadernya berpasangan dianggap lumrah dalam konteks politik elektoral. Apalagi, parpol sebagai wadah kaderisasi memang bertujuan melahirkan pemimpin.


Baca juga: Pesan Surya Paloh: Menangkan Danny, Jangan Main Dua Kaki


Pengamat politik berusia 42 tahun ini berpendapat, kebiasaan parpol menyodorkan calon sebagai 01 atau 02 terbukti tidak efektif, baik dalam memenangkan maupun dalam kerja sama selama periode pemerintahan. Hal itu menurut Syahrir mesti jadi pertimbangan.


Namun, lanjut dia, mendorong Istri "bos" RMS, menjadi wakil dari DP juga semakin menunjukkan kentalnya dominasi elite atau oligarki di tubuh NasDem dan parpol secara umumnya. Ditambah lagi, posisi DP yang dianggap "tersandra" harus melaksanakan perintah partai agar bisa melenggang ke arena pertarungan.


"Tidak bisa dipungkiri bahwa hampir di semua partai itu masih sangat kelihatan kekuatan oligarki itu. Sehingga kader 'dipaksa" harus 'siap' menerima instruksi partai. Ditambah lagi posisi DP di Nasdem tergolong baru," tandas Syahrir.


Fatma Hanya Pelengkap


Pertarungan Pilwalkot Makassar 2020 menurut Direktur Nurani Strategic, Nurmal Idrus, adalah pertarungan 4 figur yaitu Danny, Syamsu Rizal atau Deng Ical, None dan bos PSM Makassar, Munafri Arifuddin atau Appi.


Seperti kandidat 02 lainnya, kata Nurmal, Fatma boleh dibilang hanya sebagai pelengkap sebab untuk saat ini belum berpengaruh mendongkrak elektabilitas DP, yang dalam beberapa rilis survei masih mengungguli figur lain.


"Jadi, figur kosong dua hanya akan jadi pelengkap dan tak bisa diharapkan dalam mengerek elektabilitas," ujar Nurmal kepada KABAR.NEWS, Selasa.


Baca juga: NasDem Gantung Rekomendasi Usungan Askar-Pipink, Tomy Tunggu Peluang


Nurmal tak melihat sikap Fatma sebagai 02 dari DP sebagai "turun kelas" pasca gagal terpilih menjadi Bupati Sidrap pada Pilkada 2018 dan tak lolos ke Senayan saat Pemilu 2019.

 

Yang terpenting, kata Nurmal, RMS sebagai "sutradara" dari opera ini harus belajar dari kekalahan itu bahwa kultur maupun geopilitik Makassar dan Sidrap berbeda.


Sementara NasDem, memang berambisi membangun teater politik dengan mempaketkan DP-Fatma pasca skenario DP-None gagal dan membuyarkan DP-Andi Zunnun Halid. Alasannya sederhana, partai besutan Surya Paloh belum pernah menduetkan dua kadernya untuk hajatan pilkada di Sulsel.


Ketua DPD NasDem Makassar Andi Rachmatika Dewi atau Cicu tak memungkiri hal tersebut. Pihaknya mendorong Fatma menjadi bacalon wakil wali kota dari DP karena sama-sama berstatus kader partai.


Baca juga: Golkar Ingatkan Danny Soal Komitmen Berpaket dengan Zunnun


"Karena kalau paket ini benar-benar jadi ini artinya luar biasa karena keduanya kader NasDem," kata Cicu dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/6/2020).


Cicu menandaskan partainya akan mengerahkan seluruh daya untuk melobi dan mencukupkan 10 kursi mengusung pasangan DP-Fatma yang pada Rabu (24/6/2020) telah mengantongi surat B1 KWK dari Surya Paloh.

 

Flower

 

loading...