Skip to main content

DPO Kasus Pembunuhan Anggota TNI Diringkus Resmob Polda Sulsel

DPO Pembunuh Anggota TNI di Jakarta Diringkus Resmbob Polda Sulsel
Ilustrasi pembunuha. (KABAR.NEWS)

KABAR.NEWS, Makassar - Reserse Mobile (Resmob) Polda Sulsel mengamankan terduga pelaku yang terlibat pembunuhan anggota TNI, Serda Saputra, di Tambora, Jakarta Barat.


Pelaku yakni Robi Aprianto (32), ia diamankan Resmob Polda Sulsel di kediaman kerabatnya di Kecamatan Tanaberu, Kabupaten Bulukumba. Rabu (1/7/2020) kemarin.


Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan insiden pembunuhan itu terjadi Minggu (21/6/2020) di Hotel Mercure Balavia, Tambora. Robi disebut menyaksikan peristiwa tersebut yang dilakukan anggota TNI berpangkat Letnan dua.


"Benar ada penangkapan oleh Resmob Polda. Kami hanya melakukan pengembangan. Tersangka merupakan DPO Resor Metropolitan Jakarta Barat kasus pembuhuhan seorang Babinsa Kodam Jaya atas nama Serda Saputra," jelas Ibrahim kepada wartawan saat dikonfirmasi. Kamis (2/7/2020).


Kata Ibrahim, terduga pelaku memilih melarikan diri ke Bulukumba karena takut dan trauma atas peristiwa pembunuhan tersebut. Kini terduga pelaku pun masih berada di Polda Sulsel dan bakal dipulangkan ke Jakarta untuk proses penyidikan lebih lanjut.


"Peran pelaku, kami cuma interogasi ringan dia membenarkan kalau saat kejadian dia bersama pelaku. Dia salah satu rekan pelaku," pungkasnya.


Di mana diketahui, Serda Saputra yang merupakan anggota Babinsa Tambora dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0503 Jakarta Barat tewas usai mengalami luka tusuk oleh orang yang tidak dikenal.


Serda Saputra tertusuk saat menjalankan pengamanan lokasi karantina bagi pekerja migran yang baru kembali ke Indonesia di Hotel Mercure Batavia, Tambora.


"Yang bersangkutan sedang bertugas melaksanakan pengamanan karantina mandiri terhadap pekerja migran yang baru kembali dari luar negeri," kata Dandim 0503 JB Kol (Kav) Valian Wicaksono.


Saat sedang berjaga, Serda Saputra mendengar ada keributan di lingkungan hotel. Korban kemudian menghampiri lokasi dan bermakud hendak melerai orang-orang yang terlibat keributan. Naas, Serda Saputra justru ditusuk.


Petugas keamanan lain yang ada di lokasi berusaha membawa Serda Saputra ke rumah sakit terdekat. Namun nyawanya tidak tertolong.


Penulis: Reza Rivaldy/B

 

Flower

 

loading...