Skip to main content

Ditinggal Kerja, Warga Kumala Makassar Ditemukan Tewas Tergantung

Ditinggal Kerja, Warga Kumala Makassar Ditemukan Tewas Tergantung
Suasana di rumah penemuan mayat di perumahan Kumala Permai Blok M Nomor 7, Kelurahan Jongaya, Tamalate, Makassar. (KABAR.NEWS/Reza Rivaldy).

KABAR.NEWS, Makassar - Warga kembali digegerkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki yang ditemukan dalam posisi tergantung di dalam rumahnya, di Perumahan Kumala Permai, Jalan Muh. Tahir, Kelurahan Jongaya, Kecamatan Tamalete, Kota Makassar, Jumat (8/11/2019).


Baca juga: Diduga Stres Karena Skripsi, Mahasiswa Unpad Ditemukan Tewas Gantung Diri

Jasad laki-laki itu bernama Al Bayan M. Anshar (31). Menurut kepolisian, Anshar diduga telah tewas selama tiga hari karena saat ditemukan tubuhnya mengeluarkan bau yang tidak sedap.


Kapolsek Tamalate Makassar, Kompol Arif Amiruddin, mengatakan bahwa tubuh Anshar tergantung pertama kali ditemukan oleh Ibunya yang baru pulang dari kerja di Kabupaten Soppeng.


"Dia (korban) itu tinggal sendiri, karena orang tuanya kerja di Soppeng, memang setiap hari Jumat baru Ibunya pulang. Tapi katanya, beliau selama tiga hari ini menelfon anaknya (korban) tapi tidak diangkat-angkat," kata Arifuddin, dalam keterangan tertulisnya.


Arif belum dapat memastikan apakah ada tanda-tanda kekerasan atau tidak pada tubuh pria tersebut. Dari informasi yang dihimpun di TKP, saat ditemukan jasad Anshar tergantung tapi kakinya sampai ke lantai.


"Dia itu dalam posisi tergantung kita belum bisa menyimpulkan apakah gantung diri atau digantung, kita belum bisa menyimpulkan. Rumahnya itu terkunci dari dalam, di TKP juga ada darah, kalau adanya tanda kekerasan nanti pihak Dokpol yang jelaskan," bebernya.


Baca juga: "Aku Pergi Mama" Isi Secarik Surat Pelajar yang Gantung Diri di Gowa

Namun, hingga berita ini ditayangkan belum ada keterangan resmi dari pihak Dokpol terkait adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh Anshar yang ditemukan tergantung.


Reza Rivaldy/CP/B

 

loading...