Skip to main content

Ditangkap Nyabu, Oknum Anggota Polres Luwu Hanya Direhab

Ditangkap Nyabu, Oknum Anggota Polres Luwu Hanya Direhab
Ilustrasi Polri. (Internet)

KABAR.NEWS, Wajo - Oknum anggota Polri dari Polres Luwu yang tertangkap sedang berpesta sabu di Wajo pada 7 Januari, kemungkinan tak dipenjara melainkan hanya direhabilitasi.


Kasat Narkoba Polres Wajo, AKP Ivan Wahyudi, mengatakan oknum polisi berpangkat Briptu itu akan direhab karena dianggap hanya berperan sebagai pengguna.


"Setelah kita dalami oknum tersebut berperan sebagai pengguna saja. Kita masih akan melaksanakan gelar perkara lagi dan untuk yang urinenya dia positif dan menguasai barang bukti, akan kita lakukan rehabilitasi," kata Ivan kepada KABAR.NEWS via telfon, Sabtu (11/1/2020).


Setelah melakukan pemeriksaan terhadap ke enam terduga pelaku kasus narkoba tersebut, polisi menyimpulkan bahwa seluruh barang bukti sabu ialah milik Takdir (32).


"Belum (rehab), statusnya masih ditangkap di ruang titipan Satresnarkoba karena penangkapan narkoba statusnya 3 hari x 24 jam dan dapat diperpanjang 3x24 jam. Sementara dari hasil pemeriksaan seluruh barang bukti yang ditemukan diakui sebagai milik Takdir," katanya.


Ivan menambahkan, bahwa proses hukum untuk para pelaku yang ditangkap menghisap sabu bersama oknum polisi bernama Sukardi tetap akan diproses.


Pada 7 Januari di Kelurahan Siwa, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Satuan Reserse Narkoba Polres Wajo menangkap enam pelaku terduga penyalahgunaan narkoba jenis sabu.


Para pelaku yang diamankan petugas yakni Sulkifli (39), Haris (28), Lasanra (24), Harif (34), Takdir (32) dan Briptu Sukardi (26).


Penulis: Reza Rivaldy/CP/B

 

loading...