Skip to main content

Diduga Serangan Jantung, Dosen Akpar Ditemukan Meninggal di Salon

keluarga dosen akpar
Keluarga almarhum Arqam Syahban saat mendatangi Rumah Sakit Bhayangkara. (KABAR.NEWS/Lodi Aprianto)

KABAR.NEWS, Makassar - Dr Arqam Syahban yang berprofesi sebagai dosen di kampus Politeknik Pariwisata (Politekpar) ditemukan tak bernyawa di Big Leste Salon dan Refleksi di Jalan Malengkeri, Kelurahan Mamasa, Kecamatan Tamalate Makassar, Sabtu (12/8/2017) sekira pukul 18.00 Wita.

Korban diduga mengalami serangan jantung saat berada di Salon Refleksi tersebut. Tim Forensik Biddokes Polda Sulsel, Paur Doksit AKP Dardin menjelaskan, saat dilakukan olah TKP dan pemeriksaan pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

"Menurut istrinya, korban mempunyai riwayat penyakit jantung disertai Hipertensi berat. Dan pihak keluarga juga mengikhlaskan kematiannya," kata Dardin saat ditemui di RS Bhayangkara Makassar.

Sementara, keterangan dari salah satu karyawan Salon Refleksi Big Leste, almarhum sebelumnya minta di lulur. "Namun saat itu korban mengaku tidak enak badan, sehingga dibawa masuk ke dalam kamar," katanya.

Kemudian, lanjut Dardin, karyawan dari salon tersebut melakukan pertolongan pertama dengan cara memijatnya. Namun korban langsung kejang-kejang dan akhirnya meninggal dunia.

"Pihak keluarga korban menolak untuk diotopsi dan saat ini keluarga korban telah mengambil jenazah korban di RS Bhayangkara Makassar untuk disemayamkan di rumahnya di Kompleks BTN Minasa Upa Blok AB," pungkasnya.

  • Lodi Aprianto