Skip to main content

Dibolehkan Pj Wali Kota, Polisi Ancam Bubarkan Resepsi Pernikahan

Dibolehkan Pj Wali Kota, Polisi Ancam Bubarkan Resepsi Pernikahan
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo. (KABAR.NEWS/Irvan Abdullah).

KABAR.NEWS, Makassar - Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menegaskan konsisten melaksanakan maklumat Kapolri tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

 

Penegasan tersebut sebagai respons atas pernyataan Penjabat Wali (Pj) Kota Makassar, Yusran Jusuf, yang membolehkan warga untuk menggelar resepsi pernikahan pasca Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

 

"Kita konsisten dengan maklumat tersebut (Kapolri) esensinya maklumat tersebut adalah upaya untuk mencegah penyebaran dengan mengikuti protokol cegah Covid-19," ujar Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo kepada KABAR.NEWS via telpon, Sabtu (23/5/2020).

 

Maklumat Kapolri nomor 2/III/2020 salah satunya mengatur larangan kegiatan sosial, budaya, keagamaan yang bertujuan mengumpulkan banyak orang.

 

Sementara, Yusran Jusuf pada Jumat (22/5/2020), mengatakan, resepsi pernikahan boleh digelar dengan ketentuan jumlah orang yang hadir dibatasi minimal 50 sampai 100.

 

Kombes Ibrahim melanjutkan, pihaknya tak segan-segan membubarkan resepsi pernikahan jika mengumpulkan massa dan berpotensi menyebarkan Covid-19.

 

"Jika berimplikasi akan menjadi lingkungan yang akan menyebarkan Covid-19, maka akan tetap dibubarkan," tandas Ibrahim Tompo. 


Penulis: Reza Rivaldy/B

 

Flower

 

loading...