Skip to main content

Demo di Palopo Desak Pengusutan Kasus Keripik Zaro dan Perkara Lainnya

Demo di Palopo Desak Pengusutan Kasus Keripik Zaro dan Perkara Lainnya
Aksi unjuk rasa gabungan mahasiswa di Kota Palopo mendesak penuntasan kasus korupsi, Jumat (6/12/2019). (KABAR.NEWS/Arya Wicaksana)

KABAR.NEWS, Palopo - Mahasiswa di Kota Palopo menggelar aksi unjuk rasa mendesak penegak hukum mengusut kasus dugaan korupsi yang terjadi di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo, Sulawesi Selatan.


Aksi demonstrasi belasan mahasiswa tersebut berlangsung malam hari di simpang empat traffic light, Jalan Andi Djemma Palopo, Jumat (6/12/2019). Pantauan KABAR.NEWS, massa membawa selembar petaka bertuliskan kasus dugaan korupsi yang belum tuntas di daerah ini.


Baca juga: Selain Tak Penuhi Hak Pekerja, Hotel Milik Kadis di Pemkot Palopo di Makassar Pernah Bermasalah 

a

Salah satu orator pada demo ini diketahui adalah presiden mahasiswa dari kampus di Kota Palopo. Saat menyampaikan orasinya, dia meminta penegak hukum untuk mengusut kasus dugaan korupsi kripik zaro.


"Publik jangan bungkam dan tidak tahu bahwa ada banyak kasus korupsi di Kota Palopo yang belum tuntas hingga hari ini," ujar mahasiswa tersebut melalui pengeras suara.


Di tempat yang sama, seorang peserta demo bernama Haikal menjelaskan bahwa aksi unjuk rasa ini dilakukan sebagai pra-kondisi menjelang peringatan hari anti korupsi pada 9 Desember 2019.


"Ini aksi prakondisi. Kita ingin teman-teman mahasiswa yang lain juga ikut turun bersuara menuntaskan kasus korupsi yang belum dituntaskan hingga hari ini," ucap Haikal kepada KABAR.NEWS di lokasi demo.


Selain dugaan korupsi Keripik Zaro Snack, kata Haikal, ada 3 kasus dugaan korupsi yang mereka desak untuk segera diusut. Kasus-kasus itu antara lain, dugaan korupsi pengadaan 1.000 kandang ayam, indikasi korupsi proyek Taman Kirab dan dugaan korupsi instalasi pipa PDAM Palopo.


Baca juga: Polisi Tetapkan 2 Tersangka Baru Dugaan Korupsi Kapal Latih Disdik Sulsel

Untuk kasus yang disebut terakhir, Polda Sulsel pada November 2019 telah menetapkan 7 orang tersangka. Sementara, kasus Keripik Zaro yang dianggarkan Rp14 miliar lebih dari APBD Palopo Tahun Anggaran 2015 masih mandeg di Kejati Sulsel hingga saat ini. Begitu juga dengan kasus 1.000 kandang ayam.


"Maka dari itu, kita mendesak pihak yang berwajib untuk mengusut kasus-kasus korupsi tersebut," tandas Haikal.


Hingga pukul 22.20 Wita, demo belasan mahasiswa tersebut berlangsung tertib meski, mereka berorasi di tengah jalan. Arus lalu lintas juga terpantau lancar.

 

loading...