Skip to main content

Berstatus Terpidana, BKPSDM Parepare Belum Terbitkan Surat Pemecatan Amran Ambar

Korupsi
Ilustrasi.


KABAR.NEWS, Parepare - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Parepare hingga saat ini belum menerbitkan surat pemecatan terhadap mantan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Parepare Amran Ambar yang telah ditetapkan sebagai terpidana atas kasus korupsi pengadaan gerobak Jilid II


Meski Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare telah menerima salinan putusan pemidanaan, namun yang bersangkutan belum mendapatkan surat pemecatan dari BKPSDM Parepare. 


Baca Juga:


BKPSDM Parepare belum melakukan pemecetan karena Amran Ambar belum ditahan atas putusan Mahkamah Agung (MA). Padahal, putusan hukum Amran Ambar sudah Inkracht, meski saat ini keberadaan Ambar masih belum diketahui.


"Kalau proses administrasinya tetap kami lakukan, menunggu harus dijalani dulu eksekusi. Kita juga belum menerima petunjuk dari pimpinan (walikota) seperti apa yang akan kami lakukan, karena yang bersangkutan belum menjalani eksekusi. Tapi biasanya kalau berkasnya sudah lengkap ya kita lakukan proses itu,"jelas Kepala Bidang Perencanaan dan Informasi Aparatur BKPSDM Parepare, Ramli kepada KABAR.NEWS, Minggu (10/2/2019).


Amran Ambar yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Parepare telah divonis 1 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 50 juta oleh Pengadilan Tipikor dan diperkuat dengan putusan MA. 


Sebelumnya, Kejari Parepare telah melakukan pemanggilan pertama hingga kedua terhadap Amran, namun terpidana mangkir dari panggilan tersebut. Kejari Parepare akan melakukan upaya paksa jika yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan itu selama tiga kali.


"Ya tentu kami lakukan upaya penjemputan paksa jika yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan kejari, karena kami sudah lakukan pemanggilan dua kali namun tidak diindahkan panggilan itu,"kata Kepala Kejari Parepare Andi Darmawangsa. 

 

  • Amir

 

loading...