Skip to main content

Bawaslu Maros Selidiki Pelanggaran Netralitas Tiga ASN, Salah Satunya Bakal Calon

dsf
Ketua Bawaslu Maros Saat ditemui di Kantornya Jl. Dr. Ratulangi, Turikale Maros. (Kabar.News/Fahrul)

KABAR.NEWS, Maros - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Maros tengah melakukan penanganan kasus terkait dugaan pelanggaran netralitas yang melibatkan tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahapan penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Maros Tahun 2020.


Ketua Bawaslu Maros, Sufirman mengatakan, pada tahapan penanganan, jajarannya sementara melakukan klarifikasi terhadap tiga ASN yang diduga melakukan pelanggaran netralitas terkait dengan pencalonan dirinya atau orang lain. Satu diantara tiga orang tersebut, bahkan saat ini menjadi bakal calon yang maju di Pilkada Maros.


"ASN tersebut adalah AIN, DK dan YJ, ditargetkan paling lambat hari minggu ini sudah kita rampungkan semua hasil klarifikasi. Selanjutnya dilakukan kajian dan akan diteruskan ke KASN jika semua keterangan dan bukti-bukti telah rampung untuk diteruskan," terang Sufirman, Ketua Bawaslu Maros.


Baca juga: Bawaslu Maros Launching Desa Pengawasan dan Anti Politik Uang



Selain itu, Sufirman menambahkan, jajaran pengawas kecamatan juga sementara melakukan penelusuran terhadap beberapa informasi awal terkait ASN yang diduga memasang baliho salah satu bakal calon dan penggunaan mobil dinas di salah satu posko bakal calon.


"Selain tiga ASN yang sementara ditangani oleh Bawaslu Kabupaten Maros. Kami juga masih menunggu laporan panwascam atas kasus lain juga terkait dugaan pelanggaran netralitas ASN," ungkapnya.


"Jadi, bila ada informasi awal maupun laporan dugaan pelanggaran pemilu pasti kami akan proses. Karenakan sudah menjadi tugas dan kewenangan Bawaslu untuk menindaklanjuti segala bentuk informasi, laporan atau temuan dugaan pelanggaran di sepanjang tahapan pemilihan," lanjutnya.


Dugaan pelanggaran netralitas dari tiga ASN tersebut berdasarkan temuan jajaran pengawas pemilu yang telah memenuhi syarat formil dan materil sehingga dilakukan klarifikasi baik kepada yang diduga maupun saksi-saksi untuk mendapatkan keterangan.


Penulis: Fahrul/A

 

 

loading...