Skip to main content

Audit BPK Belum Keluar, Kasus BOK Dinkes Bulukumba Jadi Lamban

Audit BPK Belum Keluar, Kasus BOK Dinkes Bulukumba Jadi Lamban
Ilustrasi kasus korupsi. (Pixabay)

KABAR.NEWS, Bulukumba - Penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulukumba, Sulawesi Selatan, tahun anggaran 2019 belum menunjukkan progres signifikan.


Hal itu disebabkan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI perwakilan Sulawesi Selatan belum mengeluarkan hasil audit dugaan korupsi BOK Dinkes Bulukumba senilai Rp6,8 miliar tersebut.


Baca juga: Polisi Diam-diam Sita Barang Bukti Dugaan Korupsi Dinkes Bulukumba 

Kanit Tipikor Reskrim Polres Bulukumba Ipda Muhammad Ali mengatakan, tim audit BPK masih mendalami dokumen kasus tersebut dan telah berada pada ekspos melalui virtual kedua.


"Sementara pendalaman semua dokumen yang telah kami kirim ke tim audit BPK RI," ucap Ipda Muhammad Ali saat dihubungi, Kamis (30/7/2020).


Setelah hasil pendalaman dinyatakan lengkap, menurut Ali, pihak BPK RI bakal mengatur jadwal untuk turun melakukan audit.


"Hasil pendalaman tadi dianalisa lagi tim audit. Kalau sudah lengkap, BPK atur jadwal turunkan audit," jelasnya.


Saat ini, kata dia, penyidik Polres Bulukumba kembali menunggu kabar dari pihak BPK jika dibutuhkan informasi tambahan terkait dugaan korupsi tersebut.


"Kami tunggu informasi hasil ekspos ini hari apakah masih ada yang perlu dilengkapi. Yang jelas kami tiap hari komunikasi dengan BPK," terangnya.


Baca juga: Polri Diminta Dalami Aliran Dana BOK Dinkes Bulukumba

Ia melanjutkan, dari 68 saksi yang telah diperiksa, sejauh ini potensi hitungan kerugian negara masih tetap Rp6,4 miliar. Menurutnya, finalisasi potensi kerugian anggaran negara akan disimpulkan dari hasil audit BPK RI.


Sementara Ali ditanya terkait siapa calon tersangka dalam kasus dugaan korupsi BOK Dinkes Bulukumba, dirinya memilih diam.


Penulis: Afri/A

 

Flower

 

loading...