Skip to main content

4 Siswa Pengeroyok Penjaga SMP 2 Galsel "Dirumahkan"

SMPN 2 Galsel
Pertemuan orangtua siswa SMPN 4 Galsel pasca pengeroyokan terhadap penjaga sekolah.


KABAR.NEWS, Takalar - Pasca pengeroyokan penjaga sekolah oleh orang tua murid dan 4 siswa, SMPN 2 Galesong Selatan (Galsel) menggelar pertemuan antara guru dan orangtua siswa. 


Hasil pertemuan yang dihadiri Dewan Pendidikan Galsel, Dinsos Takalar, Kanit Reskrim Polsek Gasel dan orang tua siswa, terungkap pihak SMPN 2 Galsel mengembalikan 4 siswa yang menjadi pelaku pengeroyokan penjaga sekolah ke orangtua masing-masing. 


Baca Juga:


Kepala SMPN 2 Galsel, H. Hamzah menuturkan setelah dilakukan pertemuan dan rapat internal guru, keempat siswa diserahkan ke orangtua dengan alasan akan diberikan jalan ke sekolah lain. 


" Hasil rapat tadi, kami sepakat keempat murid pelaku pengeroyokan kami serahkan ke orangtuanya dengan alasan, kami akan carikan sekolah lain," kata Hamzah saat ditemui awak media di ruang kerjanya usai melakukan rapat, Selasa (12/2/2019) sore.


Hamzah berharap kepada murid, ini dilakukan agar tidak terjadi lagi dan menjadi pembelajaran kepada murid-murid lainnya.


" Kita harap, semoga dikeluarkannya keempat murid tersebut menjadi pembelajaran kepada murid lainnya, dan juga murid yang dikeluarkan semoga bisa berubah kelakuannya," tambahnya.


Sementara salah satu orang tua siswa, Saripuddin mengaku dirinya menerima putusan yang dikeluarkan oleh pihak sekolah. 


" Sebenarnya kami takut anak kami tidak sekolah setelah dikeluarkan. Tapi dari pihak sekolah, kami dibantu dicarikan sekolah untuk anak kami," ucap Saripuddin. 


Kini keempat siswa pelaku penyeroyokan penjaga sekolah SMP Negeri 2 Galsel dipulangkan kerumahnya guna menunggu rekomendasi sekolah dua hari ke depan dari pihak SMPN 2 Galsel. Diketahui keempat murid yang dikeluarkan yakni NR (12), MRA (12), MI (12) dan MAK (12).

  • Abdul Kadir 

 

loading...